Danlanud Hang Nadim Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Alam
- 04 Jun 2026 19:57 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Komandan Lanud Hang Nadim, Letkol Pnb Indra Alexander Yosef Lessy, M.M.D.S., memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Komando Latihan dan peserta Latihan Kesiagaan II Kodau I “Reksha Siaga” Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan secara daring, Kamis 4 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, menyamakan persepsi, serta meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi pelaksanaan latihan yang melibatkan seluruh pangkalan jajaran Komando Daerah Udara I (Kodau I).
Latihan Kesiagaan II Kodau I “Reksha Siaga” TA 2026 dirancang untuk menguji dan meningkatkan kesiapan 24 pangkalan TNI Angkatan Udara di bawah jajaran Kodau I dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Melalui latihan ini, setiap satuan diharapkan mampu melaksanakan tugas secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan terintegrasi guna mendukung upaya penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.
Dalam arahannya, Danlanud Hang Nadim menegaskan bahwa pangkalan TNI AU tidak hanya berperan dalam menjaga pertahanan udara, tetapi juga memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung operasi kemanusiaan saat terjadi bencana. Kemampuan dalam memberikan dukungan operasional penerbangan, membentuk posko bencana, mengatur distribusi dan pengiriman logistik, serta mengaplikasikan Siklus Proses Pelaksanaan Operasi Udara (P2OU) secara profesional menjadi aspek penting yang harus dikuasai oleh seluruh personel.
Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia yang didukung sarana dan prasarana yang memadai akan menjadi faktor penentu keberhasilan pelaksanaan operasi bantuan kemanusiaan. Oleh karena itu, latihan kesiagaan menjadi sarana penting untuk mengasah kemampuan personel sekaligus menguji prosedur yang telah disusun agar dapat diterapkan secara efektif saat menghadapi kondisi nyata di lapangan.
Pelaksanaan latihan ini juga sejalan dengan meningkatnya kebutuhan respons cepat terhadap berbagai potensi bencana alam di Indonesia. Sebagai negara yang berada di kawasan cincin api Pasifik (Ring of Fire), Indonesia kerap menghadapi ancaman gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga letusan gunung berapi. Dalam kondisi tersebut, TNI AU memiliki peran vital dalam mendukung mobilisasi personel, evakuasi korban, distribusi bantuan, serta pengoperasian jalur udara untuk mempercepat penanganan bencana.
Melalui Latihan Kesiagaan II Kodau I “Reksha Siaga” TA 2026, diharapkan seluruh satuan jajaran Kodau I semakin siap memberikan respons yang optimal, profesional, dan terintegrasi dalam mendukung operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam demi membantu masyarakat yang terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....