TNI AU Gelar Uji Kesiapan Operasional Satuan Tahun 2026

  • 13 Mei 2026 17:46 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - TNI Angkatan Udara terus memperkuat kesiapan operasional seluruh satuan jajarannya guna menjawab tuntutan tugas pertahanan udara yang semakin dinamis dan kompleks. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap unsur mampu melaksanakan operasi maupun latihan secara optimal.

Sebagai wujud implementasi, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., memimpin rapat paparan Rencana Garis Besar (RGB) pelaksanaan uji kesiapan operasional satuan TNI AU Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Disopslatau, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 12 Mei 2026.

Uji kesiapan operasional ini dirancang sebagai barometer untuk mengukur tingkat kesiapan satuan dalam mendukung tugas pokok TNI AU. Terdapat empat parameter utama dalam pengujian, yakni kemampuan perorangan, kemampuan satuan, pencapaian sasaran pembinaan kemampuan (sasbinpuan), serta aspek manajemen satuan.

Dalam arahannya, Wakasau menekankan pentingnya pelaksanaan penilaian yang objektif, transparan, dan profesional sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku. Ia juga mengingatkan agar setiap tahapan tetap mengutamakan tanggung jawab serta keselamatan kerja dan keselamatan terbang sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan.

Sementara itu, Kadisopslatau Marsma TNI Firman Dwi Cahyono, M.A., memaparkan secara rinci rencana pelaksanaan uji kesiapan operasional. Pemaparan tersebut mencakup aspek penilaian, materi uji, hingga metode yang akan digunakan untuk mengukur kemampuan dan kesiapan satuan secara menyeluruh.

Sejumlah satuan akan mengikuti uji kesiapan operasional ini, antara lain Skadron Udara, Satuan Udara, Skadron Pendidikan, Satuan Rudal, Satuan Radar, Detasemen Matra, Detasemen Bravo, Batalyon Parako, dan Batalyon Arhanud. Keterlibatan berbagai unsur ini menunjukkan cakupan penilaian yang komprehensif terhadap kekuatan TNI AU.

Pelaksanaan uji kesiapan operasional direncanakan berlangsung mulai Mei hingga Desember 2026. Melalui kegiatan ini, TNI AU berharap dapat terus meningkatkan profesionalisme, kesiapan tempur, serta efektivitas pembinaan satuan demi mendukung terwujudnya pertahanan udara nasional yang tangguh dan modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....