Indonesia Australia Perkuat Kemitraan Keamanan Kawasan
- 07 Feb 2026 15:09 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam penyambutan kunjungan resmi Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2). Pertemuan tingkat tinggi ini menegaskan komitmen kuat kedua negara untuk memperdalam kemitraan strategis dan memperkokoh stabilitas kawasan Indo-Pasifik di tengah dinamika geopolitik global.
Momentum penting kunjungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Treaty on Common Security sebagai tonggak baru peningkatan kerja sama pertahanan Indonesia–Australia yang lebih komprehensif, adaptif, dan berorientasi masa depan. Perjanjian ini memperluas ruang kolaborasi di bidang pertahanan, termasuk dialog kebijakan strategis, peningkatan interoperabilitas, latihan bersama, pertukaran personel, kerja sama pendidikan dan pelatihan, serta penguatan kapasitas maritim dan keamanan siber.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa Australia merupakan mitra strategis dengan sejarah persahabatan panjang dengan Indonesia. Hubungan bilateral yang selama ini terjalin erat dinilai berkontribusi signifikan terhadap keamanan kawasan, khususnya dalam menjaga stabilitas perairan regional, penanggulangan kejahatan lintas negara, serta penguatan tata kelola keamanan di Indo-Pasifik yang inklusif dan berbasis aturan.
Selain sektor pertahanan, pertemuan bilateral juga memperkuat kolaborasi di bidang ketahanan pangan, hilirisasi industri, dan pengembangan sumber daya manusia. Kerja sama ketahanan pangan diproyeksikan untuk memperkuat resiliensi pasokan dan inovasi pertanian, sementara hilirisasi industri diarahkan untuk mendorong nilai tambah, transfer teknologi, dan penciptaan lapangan kerja. Di bidang SDM, kedua negara sepakat memperluas program pendidikan, vokasi, riset, serta pertukaran talenta guna meningkatkan daya saing generasi muda.
Kunjungan resmi ini turut menegaskan komitmen bersama terhadap prinsip saling menghormati kedaulatan, penyelesaian damai sengketa, serta penguatan arsitektur keamanan kawasan melalui kerja sama multilateral dan regional. Dengan pendekatan kemitraan yang pragmatis dan berorientasi masa depan, Indonesia dan Australia diharapkan mampu berkontribusi nyata bagi terwujudnya kawasan Indo-Pasifik yang aman, tangguh, dan sejahtera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....