32 Proyek Infrastruktur Indonesia Ditawarkan ke Investor Jepang

  • 07 Sep 2026 00:16 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Sebanyak 32 proyek investasi strategis Indonesia ditawarkan kepada investor Jepang dalam Indonesia-Japan Infrastructure and Transportation Business Forum and Business Matching di Tokyo, Jepang, 27-28 Agustus 2026. Forum tersebut mempertemukan pemilik proyek Indonesia dengan investor, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, dan mitra strategis Jepang.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama KBRI Tokyo membawa proyek dari sembilan BUMN dan BUMD yang mencakup jalan dan jalan tol, pengembangan kawasan hunian, properti komersial, perkeretaapian dan Transit-Oriented Development (TOD), pelabuhan dan logistik, hingga fasilitas fabrikasi baja.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, mengatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada semester I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen, inflasi tercatat 3,34 persen secara tahunan, sementara realisasi investasi telah melampaui Rp1.010 triliun.

“Fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada semester I tahun 2026, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,61%, inflasi terkendali pada 3,34% (year-on-year), dan realisasi investasi telah melampaui Rp1.010 triliun,” ungkap Ferry.

Forum tersebut diharapkan menghasilkan kerja sama investasi yang lebih konkret untuk mempercepat pembangunan infrastruktur nasional. Pemerintah juga mendorong kemitraan dengan Jepang untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat transfer teknologi, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas demi mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen pada 2029.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....