Tips Cerdas Mengolah Hati Ayam agar Tidak Amis dan Tetap Lembut untuk MPASI
- 30 Jun 2026 13:56 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Hati ayam merupakan salah satu menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang sangat populer karena kaya akan zat besi untuk mencegah anemia pada bayi. Namun, tantangan terbesar bagi para ibu dalam mengolah bahan pangan ini adalah aroma amisnya yang tajam serta teksturnya yang mudah keras jika salah memasak. Aroma amis yang menyengat sering kali menjadi pemicu utama anak melakukan GTM (Gerakan Tutup Mulut).
Untuk menyiasatinya, para ahli gizi dan praktisi kuliner membagikan beberapa tips cerdas mengolah hati ayam agar bebas bau amis, bertekstur lembut, dan disukai oleh si kecil:
1. Bersihkan Kantong Empedu dan Darah Beku
Langkah pertama sebelum mencuci adalah memeriksa kondisi fisik hati ayam. Pastikan kantong empedu yang berwarna hijau kecil sudah dibuang sempurna. Jika kantong ini pecah, hati ayam akan terasa sangat pahit. Selain itu, bersihkan sisa-sisa darah beku yang menempel di sela-sela hati, karena darah beku inilah sumber utama aroma amis yang menyengat.
2. Rendam dengan Susu UHT atau ASI
Salah satu trik restoran bintang lima yang sangat efektif untuk MPASI adalah merendam hati ayam di dalam susu cair (Susu UHT plain atau ASI) selama 10–15 minutes sebelum dimasak. Enzim di dalam susu mampu mengikat serta menetralkan bau tak sedap pada jeroan, sekaligus membantu menjaga tekstur hati ayam tetap lembut saat dihancurkan menjadi bubur.
| Baca juga: Tips Mengolah Daging agar Cepat Empuk |
3. Manfaatkan Lumatan Jeruk Nipis atau Lemon
Jika tidak ada stok susu, Anda bisa menggunakan cara konvensional yang aman. Lumuri hati ayam yang sudah bersih dengan air perasan jeruk nipis, lemon, atau sedikit asam jawa. Diamkan selama 5–10 menit, lalu bilas kembali dengan air matang yang mengalir sebelum masuk ke proses pengukusan atau perebusan.
4. Rebus dengan Rumpun Bumbu Aromatik
Saat masuk ke tahap memasak, jangan hanya merebus hati ayam dengan air polos. Masukkan bawang putih dan bawang merah yang telah digeprek, bersama bumbu dapur aromatik seperti daun salam, daun jeruk, serai, atau sedikit jahe. Bumbu-bumbu alami ini tidak hanya mengusir bau amis secara total, tetapi juga memberikan kaldu rasa gurih alami yang merangsang nafsu makan bayi tanpa perlu garam berlebih.
5. Jangan Memasak Terlalu Lama (Overcooked)
Hati ayam memiliki struktur jaringan yang cepat matang. Cukup kukus atau rebus hati ayam selama 10–15 menit saja. Memasak hati ayam terlalu lama hingga warnanya berubah menjadi sangat gelap dan teksturnya mengeras seperti karet justru akan merusak kandungan nutrisi di dalamnya, terutama zat besi dan vitamin A, serta membuatnya sulit disaring untuk tekstur bayi usia 6 bulan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....