Tanda Tubuh Mulai Terdampar Polusi Udara
- 29 Sep 2026 01:40 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kita mungkin nggak selalu sadar ketika sedang terpapar polusi udara. Apalagi kalau asap atau partikel pencemar di udara nggak terlihat jelas. Padahal, tubuh bisa memberikan beberapa tanda ketika mulai mengalami iritasi atau gangguan akibat kualitas udara yang buruk. Masalahnya, tanda-tanda tersebut sering dianggap sebagai keluhan biasa.
Salah satu tanda yang paling umum adalah batuk. Ketika saluran pernapasan terkena iritasi akibat polutan, tubuh akan merespons dengan batuk untuk membantu mengeluarkan benda asing atau partikel yang masuk. Batuk bisa disertai tenggorokan terasa kering, gatal, atau seperti ada sesuatu yang mengganjal.
Selain batuk, mata juga bisa memberikan tanda. Paparan udara yang tercemar dapat menyebabkan mata terasa perih, berair, merah, atau gatal. Ini terjadi karena beberapa polutan dapat mengiritasi permukaan mata. Kalau keluhan muncul terutama ketika berada di luar ruangan dan membaik setelah berada di tempat dengan udara yang lebih bersih, kondisi udara bisa menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
Tanda lainnya adalah hidung terasa tidak nyaman. Sebagian orang bisa mengalami hidung tersumbat, pilek, bersin, atau iritasi pada saluran pernapasan. Pada orang yang memiliki asma atau penyakit pernapasan lainnya, paparan polusi juga dapat memicu atau memperburuk gejala seperti sesak napas dan napas berbunyi.
Yang perlu diperhatikan adalah munculnya gejala setelah berada di lingkungan dengan kualitas udara buruk tidak selalu berarti polusi menjadi satu-satunya penyebab. Batuk, pilek, mata merah, dan sesak juga bisa disebabkan oleh infeksi, alergi, asap rokok, atau faktor lingkungan lainnya. Jadi, kita perlu melihat kondisi secara keseluruhan.
Paparan polusi yang berlangsung lama juga menjadi perhatian meskipun seseorang tidak mengalami gejala yang jelas setiap hari. Partikel halus seperti PM2.5 dapat masuk jauh ke dalam paru-paru, dan paparan jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit pernapasan dan kardiovaskular.
| Baca juga: Kenali Tanda Jantung Anda Tidak Sehat |
Karena itu, ketika kualitas udara sedang buruk dan mulai muncul keluhan seperti batuk, mata perih, atau sesak, jangan langsung dianggap sepele. Coba kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama aktivitas fisik berat, dan pindah ke lingkungan dengan kualitas udara yang lebih baik. Penggunaan respirator partikulat yang pas di wajah juga dapat membantu mengurangi paparan partikel.
Untuk keluhan yang berat atau tidak membaik, terutama sesak napas berat, nyeri dada, kebingungan, atau kesulitan bernapas, segera cari pertolongan medis. Apalagi jika gejala terjadi pada anak-anak, lansia, atau orang yang memiliki penyakit jantung dan paru-paru.
Jadi, tubuh sebenarnya punya cara sendiri untuk kasih sinyal. Batuk, mata perih, tenggorokan terasa mengganjal sampai napas terasa lebih berat bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang mengganggu saluran pernapasan. Nggak perlu panik, tapi jangan juga diabaikan. Ketika kualitas udara sedang buruk, dengarkan sinyal tubuh dan kurangi paparan sebisa mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....