RRI.CO.ID, Batam - Grounding atau earthing adalah teknik terapi yang melibatkan aktivitas tertentu di ruang terbuka sehingga membuat seseorang kembali terhubung pada bumi. Grounding punya banyak manfaat untuk kesehatan, sehingga terapi ini makin dilirik banyak orang. Grounding punya banyak manfaat untuk kesehatan karena terapi ini dipercaya bisa mengalirkan energi positif dari bumi, yang berdampak baik terhadap kesehatan fisik maupun mental.
Grounding juga mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu melakukan kontak langsung dengan permukaan bumi, seperti berjalan tanpa menggunakan alas kaki di sekitar rumah, duduk santai di kursi dengan kaki telanjang, atau berbaring di atas rumput. Selain itu, Anda juga bisa menyentuh rumput atau tanah, serta berkebun tanpa menggunakan sarung tangan. Dengan meresapi sensasi yang dirasakan ketika melakukan aktivitas tersebut.
Manfaat grounding untuk kesehatan fisik dan mental cukup beragam. Berikut ini adalah beberapa manfaatnya :
1. Mengurangi rasa lelah
| Baca juga: Manfaat Jus Buah bagi Kesehatan Tubuh |
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa melakukan aktivitas grounding bisa mengurangi kelelahan. Dalam penelitian ini ditemukan fakta bahwa orang yang melakukan grounding cenderung menjadi tidak mudah lelah atau sakit dan memiliki suasana hati yang lebih baik.
Berdasarkan hal tersebut, para peneliti meyakini bahwa grounding dapat membantu meningkatkan kualitas hidup seseorang.
2. Mengurangi peradangan
Grounding yang dilakukan secara rutin dapat membantu mengurangi peradangan, yang dikaitkan dengan berbagai penyakit dan rasa sakit. Manfaat grounding ini mungkin diperoleh karena grounding bisa membantu mengelola kadar kortisol dalam darah.
Kortisol merupakan hormon yang muncul saat tubuh mengalami stres. Hormon ini memiliki fungsi mengatur metabolisme tubuh, tekanan darah, gula darah, dan respon tubuh terhadap stres.
| Baca juga: Beragam Manfaat Daging Sapi untuk Kesehatan |
3. Menurunkan tekanan darah
Meski perlu untuk diteliti lebih lanjut, sebuah penelitian menunjukkan bahwa grounding yang dilakukan secara rutin dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi.
Dalam penelitian tersebut ditemukan fakta bahwa rata-rata tekanan darah sistolik penderita hipertensi mengalami penurunan sekitar 14,3% setelah melakukan grounding secara rutin.
4. Meningkatkan imunitas tubuh
Beberapa peneliti percaya bahwa grounding dapat meningkatkan imun tubuh. Cara kerja grounding dalam meningkatkan imunitas tubuh diyakini sama dengan antioksidan, yaitu menghubungkan sel yang hidup (manusia) dengan matriks hidup lainnya (tanah, rumput, alam sekitar) melalui konduksi listrik satu dengan yang lainnya.
Koneksi yang positif ini kemudian membuat tubuh dapat menangkal radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh dan memicu beragam penyakit.
| Baca juga: Manfaat Bangun Pagi untuk Kesehatan Mental |
5. Menurunkan risiko terkena penyakit jantung
Karena mampu menurunkan tekanan darah, grounding yang dilakukan secara rutin juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Selain itu, grounding juga mampu meningkatkan detak jantung yang melemah.
Sebuah penelitian menunjukkan adanya peningkatan detak pada jantung lemah setelah melakukan grounding selama 20 menit. Manfaat grounding bagi kesehatan jantung ini pun akan meningkat jika grounding dilakukan lebih lama.
6. Mengurangi kecemasan
Manfaat grounding kesehatan mental antara lain adalah menurunkan tingkat kecemasan. Ini karena saat melakukan aktivitas membumi, fokus Anda akan teralihkan. Saat Anda berjalan-jalan di taman tanpa menggunakan alas kaki, menikmati setiap pijakan kaki ke tanah atau rumput bisa mengalihkan rasa cemas yang dirasakan.
Begitu juga halnya dengan menghitung banyaknya langkah kaki yang Anda pijakkan. Fokus Anda dapat menjadi teralihkan, sehingga rasa cemas berkurang.
7. Meningkatkan kualitas tidur
Melakukan grounding secara rutin, khususnya pada pagi hari selama 20 menit, bisa meningkatkan kualitas tidur di malam hari. Alasannya, aktivitas fisik yang dilakukan selama grounding mampu mengontrol kadar kortisol dalam tubuh, yang berpengaruh terhadap siklus tidur. Dengan kadar hormon kortisol yang terkontrol, Anda bisa mendapatkan waktu tidur yang lebih berkualitas.