Berapa Batas Aman Konsumsi Gula Setiap Hari
- 31 Jul 2026 08:16 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Gula memang dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, gula tambahan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, mulai dari obesitas hingga diabetes tipe 2.
Yang perlu diperhatikan bukanlah gula alami yang terdapat pada buah atau susu, melainkan gula tambahan yang ditambahkan ke dalam makanan dan minuman, seperti minuman bersoda, teh manis, kue, permen, dan makanan olahan.
Menurut World Health Organization, konsumsi gula tambahan sebaiknya dibatasi hingga kurang dari 10 persen dari total kebutuhan energi harian. Bahkan, jika dapat dikurangi hingga kurang dari 5 persen, manfaatnya bagi kesehatan akan lebih besar.
Sebagai gambaran, pada orang dewasa dengan kebutuhan energi sekitar 2.000 kalori per hari, batas 5 persen setara dengan sekitar 25 gram gula tambahan, atau sekitar 6 sendok teh per hari.
American Heart Association juga memberikan rekomendasi serupa. Organisasi ini menyarankan agar perempuan dewasa membatasi gula tambahan hingga 25 gram per hari, sedangkan laki-laki dewasa tidak lebih dari 36 gram per hari.
Penelitian yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi gula tambahan yang tinggi secara terus-menerus berkaitan dengan meningkatnya risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme.
| Baca juga: Kreasi Buah Segar untuk Anak Balita |
Tanpa disadari, satu gelas minuman kekinian atau minuman bersoda saja dapat mengandung gula tambahan yang mendekati atau bahkan melebihi batas harian yang dianjurkan.
Karena itu, biasakan membaca Informasi Nilai Gizi pada kemasan makanan dan minuman. Perhatikan jumlah total gula per sajian dan jangan lupa melihat berapa jumlah sajian dalam satu kemasan.
Cara sederhana untuk mengurangi asupan gula adalah dengan memilih air putih sebagai minuman utama, mengurangi gula pada kopi atau teh, serta lebih sering mengonsumsi buah utuh dibandingkan makanan penutup yang tinggi gula tambahan.
Jadi, menjaga konsumsi gula bukan berarti menghindari semua makanan manis. Yang terpenting adalah membatasi gula tambahan sesuai anjuran agar kesehatan tubuh tetap terjaga dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....