Kesehatan Mental Jadi Bagian Penting dalam Penilaian Kembali Bekerja ASN
- 31 Jul 2026 08:53 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemulihan Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah mengalami kecelakaan kerja tidak hanya dilihat dari kondisi fisik. Aspek kesehatan mental juga menjadi perhatian dalam proses penilaian sebelum seseorang dinyatakan siap kembali menjalankan pekerjaannya.
Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi RS Awal Bros Batam, dr. Zulkifli Dharma, mengatakan trauma setelah mengalami kecelakaan kerja dapat memengaruhi kesiapan seseorang untuk kembali bekerja. Kondisi tersebut perlu diidentifikasi agar penanganan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien.
Menurutnya, penilaian kesehatan mental merupakan bagian dari evaluasi kelayakan kembali bekerja. Dokter okupasi akan melihat apakah pekerja memerlukan penyesuaian beban kerja, pendampingan psikologis, atau evaluasi lanjutan sebelum kembali bertugas.
| Baca juga: Manfaat Bangun Pagi untuk Kesehatan Mental |
Ia menjelaskan seseorang yang terlalu lama tidak bekerja akibat cedera juga berpotensi mengalami penurunan kondisi psikologis sehingga membutuhkan perhatian khusus selama masa pemulihan.
"Jadi ada namanya post traumatic stress disorder ya, jadi trauma akibat kecelakaan yang dialami itu salah satu yang kami nilai dalam penilaian kembali bekerja. Jadi aspek mental itu sangat-sangat penting loh."
Menurut dr. Zulkifli, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan psikologis yang berkaitan dengan kecelakaan kerja, dokter okupasi dapat memberikan rekomendasi penyesuaian pekerjaan kepada instansi tempat ASN bekerja.
| Baca juga: Manfaat Bersepeda Pagi Hari untuk Kesehatan |
Penyesuaian tersebut dilakukan secara bertahap agar pekerja dapat kembali beradaptasi tanpa mengganggu proses pemulihan yang sedang berlangsung. Dalam kondisi tertentu, dokter okupasi juga dapat merekomendasikan konsultasi dengan psikolog maupun psikiater.
"Contoh kembali bekerja dengan beban kerja minimal dinaikkan bertahap. Kemudian jika ada keluhan saat awal kembali bekerja agar segera melapor sehingga dia merasa aman, dia merasa dia didengarkan sehingga kalau dia merasa belum nyaman nih dia lapor nanti akan evaluasi kembali ke kami ke dokter okupasi."
dr. Zulkifli menegaskan pemulihan yang menyeluruh, baik secara fisik maupun mental, menjadi faktor penting agar ASN dapat kembali bekerja secara produktif dan terhindar dari risiko gangguan kesehatan yang berulang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....