Kenapa Sarapan Pagi Penting, Ini Penjelasannya?
- 19 Jul 2026 09:09 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Sarapan sering disebut sebagai waktu makan penting untuk memulai aktivitas harian. Namun, kesibukan di pagi hari membuat sebagian orang memilih melewatkan sarapan, baik karena terburu-buru berangkat kerja, sekolah, maupun karena belum merasa lapar. Padahal, setelah tubuh beristirahat sepanjang malam, makanan di pagi hari dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sebelum menjalani berbagai aktivitas. Kebiasaan melewatkan sarapan secara terus-menerus dapat memengaruhi pola makan dan kondisi tubuh seseorang. Salah satu dampak yang sering dirasakan ketika melewatkan sarapan adalah menurunnya energi dan konsentrasi. Tubuh membutuhkan asupan nutrisi untuk mendukung kerja otak dan aktivitas fisik. Ketika kebutuhan energi belum terpenuhi, seseorang dapat lebih mudah merasa lelah dan sulit fokus saat menjalankan kegiatan.
Sejumlah penelitian juga menemukan hubungan antara kebiasaan melewatkan sarapan dengan beberapa risiko kesehatan. Studi tinjauan terhadap berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering melewatkan sarapan memiliki kaitan dengan peningkatan risiko kelebihan berat badan atau obesitas, meskipun faktor lain seperti pola makan keseluruhan dan aktivitas fisik juga turut berpengaruh. Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal The BMJ melalui kajian terhadap sejumlah uji klinis menemukan bahwa kebiasaan sarapan tidak secara langsung menjadi penentu penurunan berat badan. Para peneliti menyebut, hubungan sarapan dengan kesehatan perlu dilihat bersama faktor lain seperti kualitas makanan, jumlah asupan kalori, dan gaya hidup seseorang.
Ahli gizi menyarankan agar sarapan tidak hanya sekadar mengisi perut, tetapi memperhatikan kandungan nutrisinya. Menu sarapan idealnya mengandung sumber karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral agar tubuh mendapatkan energi yang cukup. Pilihan sarapan sederhana seperti nasi dengan lauk bergizi, roti dengan telur, oatmeal, buah, atau makanan tradisional yang memiliki kandungan gizi seimbang dapat menjadi pilihan praktis sebelum memulai aktivitas. Bagi anak-anak dan pelajar, sarapan juga memiliki peran penting karena kebutuhan energi mereka cukup tinggi untuk mendukung kegiatan belajar. Asupan yang cukup di pagi hari membantu tubuh lebih siap menjalani aktivitas fisik maupun mental.
Namun, yang perlu diperhatikan bukan hanya waktu makan, melainkan keseluruhan pola hidup. Sarapan sehat perlu diimbangi dengan aktivitas fisik, tidur cukup, serta kebiasaan memilih makanan bergizi. Membiasakan sarapan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti menyiapkan makanan sejak malam hari atau memilih menu praktis yang tetap bernutrisi. Kebiasaan kecil di pagi hari dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....