Tanda Tubuh Tidak Cocok dengan Kandungan Kafein dalam Kopi
- 30 Jul 2026 10:10 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Bagi banyak orang, kopi menjadi minuman yang membantu meningkatkan semangat dan fokus. Namun, ada juga yang justru mengalami berbagai keluhan setelah mengonsumsi kopi. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh lebih sensitif terhadap kandungan kafein.
Salah satu tanda yang paling sering muncul adalah jantung berdebar lebih cepat dari biasanya. Kafein dapat merangsang sistem saraf sehingga pada sebagian orang memicu peningkatan denyut jantung.
Menurut U.S. Food and Drug Administration, sebagian orang memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap kafein sehingga dapat mengalami efek seperti jantung berdebar, gelisah, sulit tidur, atau gemetar meskipun mengonsumsi kafein dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.
Keluhan lain yang juga sering dirasakan adalah tangan gemetar, rasa cemas, atau sulit berkonsentrasi. Efek ini terjadi karena kafein bekerja sebagai zat perangsang pada sistem saraf pusat.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Nutrients menunjukkan bahwa respons tubuh terhadap kafein dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk genetik, usia, kebiasaan mengonsumsi kopi, dan kondisi kesehatan masing-masing.
Sebagian orang juga mengalami gangguan pencernaan, seperti perut terasa perih, kembung, atau mual setelah minum kopi. Hal ini dapat terjadi karena kopi merangsang produksi asam lambung, terutama pada orang yang memiliki lambung sensitif.
Sulit tidur juga menjadi salah satu tanda tubuh tidak cocok dengan konsumsi kafein yang berlebihan. Jika kopi diminum pada sore atau malam hari, efek kafein dapat bertahan selama beberapa jam dan mengganggu kualitas tidur.
Apabila setelah minum kopi Anda sering mengalami keluhan tersebut, cobalah mengurangi jumlah konsumsi, memilih kopi dengan kadar kafein lebih rendah, atau menghindari minum kopi saat perut kosong.
Jika gejala terus berulang atau semakin berat meski sudah mengurangi konsumsi kopi, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebabnya.
Jadi, setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda terhadap kafein. Mengenali respons tubuh sendiri merupakan langkah penting agar Anda tetap bisa menikmati kopi dengan aman dan nyaman tanpa mengganggu kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....