Benarkah Matcha Baik untuk Kesehatan? Ini Faktanya

  • 01 Okt 2026 15:58 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Matcha merupakan teh hijau yang berbentuk bubuk halus yang berasal dari daun tanaman Camellia sinensis. Berbeda dengan teh hijau biasa yang diseduh kemudian ampas daunnya dibuang, matcha dikonsumsi bersama seluruh bagian daun yang telah dihaluskan. Karena itu, matcha mengandung berbagai senyawa alami, termasuk katekin, kafein, dan L-theanine.

Salah satu kandungan yang banyak diperhatikan dalam matcha adalah epigallocatechin gallate (EGCG), yang termasuk dalam kelompok katekin. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan antioksidan tersebut menjadi salah satu alasan matcha kerap dikaitkan dengan pola makan yang mendukung kesehatan tubuh.

Matcha juga mengandung kafein yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan energi. Selain itu, terdapat L-theanine, yaitu asam amino yang secara alami terdapat pada daun teh. Kombinasi kafein dan L-theanine dalam teh menjadi salah satu faktor yang membuat konsumsi matcha sering dikaitkan dengan kondisi lebih waspada dan fokus.

Sejumlah penelitian mengenai teh hijau menunjukkan adanya potensi manfaat terhadap kesehatan jantung dan metabolisme. Namun, manfaat tersebut tidak berarti matcha dapat mencegah atau mengobati penyakit secara langsung. Hasil penelitian juga dapat berbeda tergantung jumlah konsumsi, pola makan, kondisi kesehatan, serta kebiasaan hidup seseorang.

Meski memiliki sejumlah kandungan yang bermanfaat, konsumsi matcha tetap perlu dilakukan secara wajar. Kandungan kafeinnya dapat menimbulkan efek seperti sulit tidur atau jantung berdebar pada orang yang sensitif terhadap kafein. Matcha juga sebaiknya tidak dipandang sebagai pengganti makanan bergizi atau pengobatan medis, melainkan dapat menjadi salah satu pilihan minuman dalam pola hidup yang seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....