Mitos dan Fakta Kopi Penyebab Sakit Maag
- 30 Jul 2026 10:01 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Banyak orang percaya bahwa kopi selalu menjadi penyebab utama sakit maag. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa fakta yang perlu dipahami agar tidak salah kaprah.
Mitos pertama, semua orang pasti akan mengalami sakit maag setelah minum kopi. Faktanya, respons setiap orang terhadap kopi berbeda-beda. Ada yang dapat mengonsumsinya tanpa keluhan, tetapi ada juga yang memiliki lambung lebih sensitif.
Menurut American Gastroenterological Association, kopi dan minuman berkafein dapat memicu atau memperburuk gejala pada sebagian penderita penyakit asam lambung atau gangguan lambung, tetapi tidak selalu menjadi penyebab utama penyakit tersebut.
| Baca juga: Waspadai Penyebab Utama Mata Perih |
Mitos kedua, kopi pasti menyebabkan maag. Faktanya, maag atau dispepsia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola makan yang tidak teratur, stres, konsumsi obat tertentu, infeksi bakteri Helicobacter pylori, hingga kebiasaan merokok.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Nutrients menunjukkan bahwa kopi memang dapat merangsang produksi asam lambung pada sebagian orang. Namun, pengaruhnya berbeda-beda tergantung kondisi saluran pencernaan dan sensitivitas masing-masing individu.
Mitos ketiga, semua jenis kopi memiliki efek yang sama pada lambung. Faktanya, kadar kafein, tingkat keasaman, dan cara penyeduhan dapat memengaruhi respons tubuh terhadap kopi.
Bagi orang yang memiliki lambung sensitif, minum kopi saat perut kosong juga dapat memperburuk rasa tidak nyaman. Karena itu, banyak ahli menyarankan untuk mengonsumsi kopi setelah makan.
Selain itu, bukan hanya kopi yang dapat memicu keluhan lambung. Makanan pedas, makanan berlemak, minuman beralkohol, serta kebiasaan makan larut malam juga dapat memperburuk gejala pada sebagian orang.
Jika setiap kali minum kopi Anda mengalami nyeri ulu hati, mual, atau rasa panas di dada, cobalah mengurangi jumlah konsumsi atau memilih kopi dengan kadar kafein yang lebih rendah.
Jadi, anggapan bahwa kopi selalu menjadi penyebab sakit maag adalah mitos. Faktanya, efek kopi terhadap lambung bergantung pada kondisi kesehatan, pola konsumsi, dan sensitivitas masing-masing orang. Mengonsumsi kopi secara bijak tetap menjadi kunci agar manfaatnya dapat dinikmati tanpa menimbulkan keluhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....