Anak Muntah Jangan Panik Berlebihan

  • 04 Jul 2026 18:52 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Muntah merupakan kondisi yang cukup sering dialami anak dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi saluran pencernaan, keracunan makanan, atau infeksi virus. Meski umumnya dapat membaik dengan perawatan di rumah, orang tua tetap perlu memberikan penanganan yang tepat agar anak tidak mengalami dehidrasi.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, anak yang mengalami muntah sebaiknya tetap diberikan cairan dalam jumlah sedikit tetapi lebih sering untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Setelah muntah berkurang, makanan dapat diberikan secara bertahap dengan memilih makanan yang mudah dicerna sesuai kondisi anak.

Sementara itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa muntah yang disebabkan oleh infeksi virus umumnya dapat membaik dalam beberapa hari dengan istirahat yang cukup dan pemenuhan kebutuhan cairan. Orang tua tidak dianjurkan memberikan obat antimuntah tanpa anjuran tenaga kesehatan.

Orang tua juga perlu memperhatikan tanda-tanda bahaya, seperti muntah yang berlangsung terus-menerus, muntah berwarna hijau atau bercampur darah, anak tidak mampu minum sama sekali, tampak sangat lemas, atau menunjukkan tanda-tanda dehidrasi. Kondisi tersebut memerlukan pemeriksaan segera di fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain menjaga asupan cairan, kebersihan tangan, peralatan makan, dan makanan yang dikonsumsi anak perlu diperhatikan untuk mencegah penyebaran infeksi. Lingkungan yang bersih dapat membantu mempercepat proses pemulihan sekaligus mengurangi risiko penularan kepada anggota keluarga lainnya.

Dengan penanganan yang tepat dan pemantauan kondisi secara berkala, sebagian besar kasus muntah pada anak dapat ditangani dengan baik. Orang tua diharapkan tetap tenang, memberikan perawatan sesuai anjuran, dan segera mencari pertolongan medis apabila kondisi anak tidak membaik atau menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....