Batam

Terung Pipit dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 11 Jun 2026 07:49 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Terung pipit (Solanum torvum) merupakan tanaman yang dapat tumbuh di berbagai iklim, terutama di daerah beriklim sedang. Pemilik nama lain turkey berry dan pea eggplant ini memiliki daun besar dan batang berduri.

Tekokak dapat ditemukan hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selain lezat dijadikan pelengkap makanan, tekokak pun kerap dijadikan obat tradisional karena kandungan nutrisi dan senyawa penting di dalamnya.

Seperti yang telah disebutkan, tekokak juga mengandung senyawa polifenol, berupa flavonoid dan fenol, yang bersifat antioksidan, antiradang, dan antidiabetes.

Berikut ini adalah beberapa manfaat terung pipit untuk kesehatan, di antaranya :

1. Mengurangi risiko terkena diabetes

Meski dikenal sebagai tumbuhan liar, siapa sangka bila tekokak memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, termasuk mengurangi risiko terkena diabetes. Pasalnya, tekokak mengandung senyawa flavonoid dan fenol yang bersifat antioksidan, antiradang, hingga antidiabetes. Senyawa flavonoid yang terkandung pada tekokak berperan dalam menurunkan kadar gula darah. Dengan begitu, risiko terkena diabetes dapat berkurang. Meski begitu, masih diperlukan lebih banyak penelitian terkait hubungan flavonoid dalam tekokak dengan penyakit diabetes.

2. Menurunkan risiko terkena penyakit jantung

Manfaat tekokak selanjutnya yang tidak kalah menarik adalah menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Hal ini berasal dari kandungan polifenol yang bersifat antioksidan guna mengontrol tekanan darah dan mengoptimalkan fungsi pembuluh darah. Selain itu, kandungan asam galat dan asam ferulat yang bersifat antioksidan dan antiradang dalam tekokak pun turut andil dalam menurunkan tekanan darah. Dengan begitu, penyakit jantung dapat dicegah.

3. Mengurangi peradangan

Tekokak mengandung senyawa glikosida steroid bioaktif yang mampu mengurangi peradangan pada tubuh. Selain itu, sayuran ini juga mengandung senyawa polifenol yang bersifat antioksidan dan antiradang guna menangkal radikal bebas pemicu berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung dan stroke.

4. Mengatasi anemia

Mengonsumsi tekokak bisa mengatasi anemia. Pasalnya, tekokak mengandung zat besi yang dibutuhkan dalam pembuatan sel darah merah. Namun, masih sedikit penelitian yang membuktikan efektivitas kandungan zat besi dalam tekokak dengan anemia. Oleh karena itu, Anda disarankan mengonsumsi tekokak dengan buah tinggi vitamin C, seperti jeruk, guna meningkatkan penyerapan zat besi dan membantu produksi hemoglobin.Agar manfaat tekokak satu ini makin maksimal, Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi gizi zat besi lain, seperti daging, bayam, hati ayam atau sapi, sebagai bagian dari pola makan sehat.

5. Membantu mengurangi risiko kanker

Seperti yang sudah diketahui bahwa tekokak mengandung senyawa flavonoid yang bersifat antioksidan dan antiradang. Senyawa tersebut dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yaitu salah satu faktor risiko berkembangnya penyakit kanker. Meski begitu, manfaat tekokak dalam mengurangi risiko kanker masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, terutama pada manusia, agar dapat dipastikan efektivitas dan keamanannya.

6. Meredakan naiknya asam lambung

Manfaat tekokak lainnya adalah menyehatkan saluran pencernaan. Hal ini karena tekokak dapat menetralkan asam lambung saat maag terjadi berkat senyawa antioksidan di dalamnya.

7. Mengatasi sembelit

Selain meredakan naiknya asam lambung, tekokak juga dapat mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit. Pasalnya, tekokak mengandung serat yang dapat meningkatkan pergerakan usus, membantu proses pencernaan, meningjatkan metabolisme tubuh, serta melunakkan tinja agar lebih mudah dikeluarkan.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....