Efek Puasa Ramadan Terhadap Tubuh dan Kesehatan Mental

  • 10 Apr 2026 09:33 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Sejumlah studi terbaru menunjukkan bahwa puasa penuh selama bulan Ramadan memberikan berbagai dampak signifikan terhadap tubuh, baik secara fisik maupun mental. Praktik menahan makan dan minum selama sekitar 13–14 jam setiap hari ini terbukti memengaruhi metabolisme, sistem kekebalan, hingga kesehatan jantung.

Menurut para ahli kesehatan, tubuh mulai memasuki fase “penghematan energi” setelah beberapa hari berpuasa. Pada fase ini, tubuh memanfaatkan cadangan glukosa sebelum kemudian beralih ke lemak sebagai sumber energi. Proses ini tidak hanya membantu pengendalian berat badan, tetapi juga meningkatkan sensitivitas insulin.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puasa Ramadan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Selain itu, tekanan darah pada beberapa peserta penelitian juga menunjukkan penurunan setelah menjalani puasa selama sebulan.

Efek positif ini dipengaruhi oleh pengurangan asupan kalori harian dan pola makan yang lebih teratur selama sahur dan berbuka.

Meski di awal puasa sebagian orang mengeluhkan lemas dan pusing, tubuh sebenarnya melakukan proses adaptasi. Setelah beberapa hari, sistem kekebalan justru menunjukkan peningkatan fungsi.

Proses ini terjadi karena pengurangan stres oksidatif dan produksi sel-sel kekebalan baru, yang dipicu oleh mekanisme regenerasi sel selama periode tidak makan.

Selain manfaat fisik, puasa Ramadan juga memberikan efek positif pada kesehatan mental. Banyak umat Muslim melaporkan penurunan tingkat stres, kualitas tidur yang lebih baik, serta peningkatan rasa tenang dan fokus.

Meskipun banyak manfaat, para ahli mengingatkan bahwa pola makan saat berbuka dan sahur memainkan peran besar. Makanan tinggi gula dan gorengan dapat menghambat manfaat puasa dan memicu kenaikan berat badan.

Puasa penuh selama Ramadan memberikan beragam efek positif bagi tubuh, mulai dari penurunan berat badan, peningkatan metabolisme, hingga menjaga kesehatan mental. Namun, manfaat tersebut hanya optimal jika diimbangi dengan pola makan sehat dan hidrasi yang cukup saat sahur dan berbuka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....