Campak pada Dewasa Bisa Lebih Parah
- 02 Apr 2026 22:56 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Penyakit Campak tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga bisa dialami orang dewasa dengan gejala yang cenderung lebih berat. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi oleh gaya hidup yang kurang sehat.
Ketua Satgas Vaksinasi PAPDI, dr Sukamto Koesnoe, menjelaskan bahwa kebiasaan masyarakat urban, seperti kurang istirahat akibat sering lembur, dapat menurunkan daya tahan tubuh secara signifikan. Hal ini membuat orang dewasa lebih rentan terhadap infeksi.
| Baca juga: Kreasi Buah Segar untuk Anak Balita |
Selain itu, aktivitas yang padat juga dapat menurunkan jumlah limfosit, yaitu sel darah putih yang berperan penting dalam melawan virus, bakteri, dan zat berbahaya lainnya. Penurunan sistem imun inilah yang membuat infeksi seperti campak terasa lebih parah pada orang dewasa.
Sukamto juga menyoroti bahwa perlindungan dari vaksin tidak selalu bertahan seumur hidup. Setelah 15 hingga 20 tahun, antibodi dalam tubuh bisa menurun, sehingga risiko terinfeksi kembali meningkat.
| Baca juga: Tiga Cara Ampuh Basmi Rayap |
Untuk mengatasi hal tersebut, ia menyarankan pemberian vaksin booster bagi orang dewasa. Booster dinilai penting untuk mengaktifkan kembali sistem kekebalan tubuh agar mampu melawan infeksi dengan lebih cepat dan efektif.
Campak sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Morbillivirus dan menyebar melalui percikan air liur saat penderita batuk atau bersin. Gejalanya meliputi demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, hingga munculnya ruam di seluruh tubuh.
Belakangan ini, kasus campak kembali menjadi perhatian karena jumlahnya dilaporkan meningkat di Indonesia, sehingga kewaspadaan dan pencegahan menjadi hal yang penting.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....