Dokter Jelaskan Risiko Makanan Manis saat Berbuka

  • 20 Feb 2026 12:26 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kebiasaan mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa menjadi perhatian menjelang Ramadan. Dokter spesialis gizi klinik dr. Beatrice Cynthia Walter mengingatkan, pola makan yang kurang tepat saat berbuka dapat berdampak pada kondisi tubuh.

Dalam pemaparannya, dr. Beatrice menyoroti kebiasaan masyarakat yang langsung mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat memicu lonjakan gula darah yang berdampak pada kondisi tubuh setelahnya.

“Kalau kita langsung makan makanan manis setelah sepanjang hari tidak makan, terjadi lonjakan glukosa dalam darah. Energi memang cepat naik, tapi turunnya juga cepat, sehingga badan gampang lemas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lonjakan gula darah membuat tubuh memproduksi insulin dalam jumlah besar. Kondisi tersebut dapat menyebabkan rasa mengantuk dan lemas, bahkan saat menjalankan ibadah tarawih.

“Sesudah berbuka, saat salat tarawih yang terjadi malah ngantuk. Besok sahur lagi rasanya lemas, itu dampak dari konsumsi gula sederhana yang berlebihan,” katanya, dalam acara Pocari Sweat berkolaborasi dengan Batam Bloom Circle di One Batam Mall, Minggu, 15 Februari 2026.

Selain itu, ia mengingatkan agar tidak hanya mengandalkan makanan instan saat sahur. Menurutnya, makanan yang terlalu praktis tanpa keseimbangan gizi dapat membuat tubuh cepat kehilangan energi.

Ia menambahkan, pola makan seimbang dengan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serta asupan cairan yang cukup dapat membantu menjaga stamina selama berpuasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....