Indosat Pamerkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

  • 02 Mar 2026 17:45 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Barcelona – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) bersama Nokia dan NVIDIA menampilkan panggilan 5G berbasis kecerdasan artifisial (AI) pertama di Asia Tenggara dalam ajang Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Spanyol.

Uji coba tersebut memperlihatkan bagaimana AI dan network intelligence dapat bekerja berdampingan, memungkinkan instruksi, data, serta video dikirim secara real time lintas negara dengan tingkat keamanan tinggi. Demonstrasi ini sekaligus menjadi gambaran masa depan transformasi digital Indonesia yang lebih inklusif.

Presiden Direktur dan CEO Indosat, Vikram Sinha, mengatakan pencapaian tersebut bukan sekadar pembuktian teknologi, tetapi komitmen agar seluruh masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI.

“Pencapaian ini tidak hanya membuktikan bahwa teknologi ini berfungsi, tetapi juga memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin, 2 Maret 2026.

Melalui teknologi AI-RAN, Indosat mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam jaringan agar lebih cepat, cerdas, dan responsif. Integrasi ini mampu meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, serta mengoptimalkan pemanfaatan spektrum sehingga jaringan dapat menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Implementasi tersebut membuka peluang luas di berbagai sektor. Petani dapat mengakses perangkat pertanian cerdas secara langsung, tenaga kesehatan memanfaatkan diagnostik berbasis AI, hingga guru mempersonalisasikan proses belajar mengajar bagi siswa di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

Chief Technology and AI Officer Nokia, Pallavi Mahajan, menilai kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam evolusi jaringan seluler berbasis AI. Menurutnya, kerja sama IOH, NVIDIA, dan Nokia membentuk ulang cara jaringan beroperasi sekaligus mempercepat ambisi digital Indonesia.

Sementara itu, Senior Vice President NVIDIA, Ronnie Vasishta, menyebut AI-RAN sebagai platform distribusi kecerdasan yang memungkinkan penerapan AI canggih bagi masyarakat dan pelaku usaha. Ia menilai pendekatan Indosat dapat menjadi blueprint pembangunan jaringan untuk memperkuat ekosistem nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, Indosat berencana menggelar empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia sebagai langkah transisi dari tahap uji coba menuju implementasi komersial. Selain itu, perusahaan juga membangun AI-RAN Research Center di Surabaya bersama Nokia dan NVIDIA guna memperkuat kapasitas talenta lokal melalui program pembelajaran immersive di laboratorium inovasi global.

Dengan menanamkan AI langsung ke dalam jaringan, Indosat menargetkan perluasan layanan digital, termasuk smart city dan layanan publik, baik di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil. Inisiatif ini menjadi bagian dari visi perusahaan dalam membangun ekosistem AI yang inklusif, tangguh, dan berdaulat.

Melalui pencapaian tersebut, Indosat menegaskan komitmennya untuk memastikan masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk dan memimpin pemanfaatannya demi masa depan yang lebih baik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....