Korea Selatan Vietnam Perkuat Kerja Sama Energi Nuklir

  • 22 Apr 2026 21:44 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Dilansir dari Reuters Vietnam dan Korea Selatan sepakat memperkuat kerja sama di bidang energi nuklir dan teknologi tinggi dalam pertemuan tingkat tinggi di Hanoi. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis kedua negara dalam menghadapi dinamika perdagangan global sekaligus memperkuat rantai pasok industri.

Dalam pertemuan tersebut, pemimpin Vietnam To Lam dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyaksikan penandatanganan 12 dokumen kerja sama non-mengikat yang mencakup sektor energi, teknologi, dan keamanan. Salah satu poin utama adalah studi pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir, termasuk skema pembiayaannya.

Vietnam saat ini tengah mencari mitra untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir dengan kapasitas antara 2 hingga 3,2 gigawatt yang ditargetkan beroperasi pada 2035. Kebutuhan ini muncul seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi dan industri, yang membuat permintaan listrik meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, Korea Selatan merupakan salah satu investor terbesar di Vietnam, dengan berbagai perusahaan multinasional yang telah menanamkan modal besar di sektor manufaktur. Perusahaan seperti Samsung bahkan telah menjadi investor asing terbesar di Vietnam, terutama dalam produksi perangkat elektronik.

Selain energi, kerja sama juga difokuskan pada penguatan rantai pasok dan peningkatan kapasitas industri teknologi tinggi. Vietnam berupaya mendorong perusahaannya untuk terlibat dalam jaringan produksi global Korea Selatan, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional di tengah tekanan geopolitik dan perubahan kebijakan perdagangan global.

Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam juga berupaya meningkatkan posisi dalam industri semikonduktor global. Perusahaan seperti Intel dan Amkor Technology telah mengoperasikan fasilitas perakitan dan pengujian chip di negara tersebut, yang menjadi fondasi penting menuju pengembangan teknologi yang lebih maju.

Kedua negara juga menargetkan peningkatan nilai perdagangan bilateral hingga 150 miliar dolar AS pada 2030. Dengan kolaborasi yang semakin erat di sektor energi dan teknologi, kemitraan Vietnam dan Korea Selatan diharapkan mampu menciptakan stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat daya saing di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....