Latihan Gabungan Pasgat dan AS Perkuat Kerja Sama
- 18 Apr 2026 18:20 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara bersama Special Forces Operational Detachment Alpha (SFOD-A) 1234 menggelar Latihan Bersama Joint Combined Exchange Training (JCET) Balance Arrow Iron 2026 di Balegede, Bandung, Jumat 17 April 2026. Latihan ini melibatkan prajurit Satbravo 90 Pasgat dan pasukan khusus Angkatan Darat Amerika Serikat sebagai upaya meningkatkan interoperabilitas serta kemampuan taktis di lapangan.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan Field Training Exercise yang dipimpin Mayor Pas Kurniawan Adi Subakti bersama Nathaniel L. Meidl. Prosesi ditandai dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya latihan gabungan yang akan berlangsung hingga 15 Mei 2026.
Latihan JCET ini merupakan bagian dari program kerja sama militer antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara dan United States Army Special Forces. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan tempur, berbagi pengetahuan, serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai skenario operasi khusus, termasuk penanggulangan terorisme, operasi penyelamatan, hingga misi kemanusiaan.
Dalam pelaksanaannya, para peserta akan menjalani berbagai materi latihan seperti teknik infiltrasi, pertempuran jarak dekat, pengintaian, serta operasi lintas medan. Fokus utama dari latihan ini adalah membangun kesamaan prosedur (standard operating procedures) sehingga kedua pasukan mampu bekerja secara efektif dalam operasi gabungan.
Selain peningkatan kemampuan teknis, latihan ini juga menjadi sarana diplomasi pertahanan yang penting. Kerja sama militer seperti JCET Balance Arrow Iron telah lama menjadi bagian dari hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang dinamis dan strategis.
Keterlibatan Satbravo 90 Pasgat, sebagai satuan elit di lingkungan Korpasgat, menunjukkan komitmen TNI AU dalam meningkatkan profesionalisme prajuritnya agar mampu beroperasi dalam berbagai situasi kompleks. Sementara itu, kehadiran SFOD-A 1234 memberikan kesempatan bertukar pengalaman langsung dengan pasukan khusus yang memiliki jam terbang tinggi di berbagai operasi internasional.
Melalui latihan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara kedua negara, tidak hanya dalam aspek militer, tetapi juga dalam menjaga perdamaian dan keamanan regional secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....