Nongshim RedForce Singkirkan Team Vitality, Lolos ke Semifinal EWC Valorant 2026

  • 11 Jul 2026 15:07 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Babak perempat final Esports World Cup (EWC) Valorant 2026 kembali menghadirkan kejutan. Nongshim RedForce sukses menyingkirkan Team Vitality dengan skor 2-1, sekaligus menjaga asa kawasan VCT Pacific untuk meraih gelar juara setelah menjadi satu-satunya wakil regional yang tersisa di turnamen.

Pertemuan perdana kedua tim berlangsung sengit selama tiga map. Kedua kubu saling bergantian menguasai permainan sebelum Nongshim memastikan kemenangan melalui penampilan dominan pada map penentuan.

Laga dibuka di Ascent, di mana kedua tim sama-sama mengandalkan komposisi double-Duelist dengan Phoenix sebagai salah satu ujung tombak serangan. Vitality mengawali pertandingan dengan kemenangan pada pistol round, tetapi setelah memasuki gun round, pertahanan Nongshim tampil jauh lebih disiplin.

Performa impresif Dambi menggunakan Neon menjadi pembeda pada babak pertama. Agresivitasnya membuat lini serang Vitality kesulitan menembus pertahanan lawan, sehingga Nongshim berhasil menutup paruh pertandingan dengan keunggulan 8-4.

Memasuki babak kedua, Vitality menunjukkan respons yang luar biasa. Mereka memenangkan pistol round dan perlahan memangkas ketertinggalan. Meskipun bonus round gagal diamankan, Vitality mampu menyamakan skor menjadi 9-9 berkat permainan yang semakin rapi.

Saat pertandingan memasuki momen krusial, Derke tampil sebagai penyelamat Vitality. Bermain menggunakan Jett, ia berkali-kali memenangkan duel penting yang mengantarkan timnya membalikkan keadaan dan mengamankan Ascent dengan skor 13-10.

Momentum kemudian berpindah ke Split. Berbeda dengan lawannya, Vitality mencoba beberapa penyesuaian komposisi, sedangkan Nongshim tetap mempertahankan formula Phoenix-Neon yang telah menjadi andalannya sepanjang turnamen.

Setelah tampil kurang maksimal pada map pertama, Xross bangkit dan menjadi motor permainan Nongshim. Walaupun Vitality sempat unggul di awal pertandingan, Nongshim berhasil merebut enam ronde berturut-turut hingga kembali memimpin 8-4 sebelum pergantian sisi.

Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga akhir pertandingan. Nongshim kembali mengamankan pistol round babak kedua, lalu terus menjaga kendali permainan. Walaupun sempat kehilangan bonus round, mereka tetap tampil efektif dan menutup Split dengan kemenangan 13-7, sehingga skor seri kembali imbang.

Penentuan akhirnya berlangsung di Breeze. Kedua tim memilih Harbor sebagai Controller utama, namun jalannya pertandingan sepenuhnya berpihak kepada Nongshim.

Vitality memang membuka map dengan kemenangan pistol round. Akan tetapi, kekalahan pada ronde anti-eco langsung membalikkan momentum pertandingan. Setelah skor sempat sama kuat 2-2, Nongshim mulai mendikte permainan dan terus memperlebar keunggulan tanpa mampu dihentikan.

Pada map penentuan ini, Ivy menjadi sosok yang paling bersinar. Menggunakan Viper, ia berkali-kali mencatat multi-kill yang mematahkan upaya Vitality untuk bangkit. Di sisi lain, Derke yang sebelumnya tampil gemilang di Ascent justru kesulitan memberikan dampak berarti.

Nongshim menutup babak pertama dengan keunggulan telak 10-2, lalu menyempurnakan dominasinya melalui kemenangan pada pistol round babak kedua. Upaya force buy dari Vitality juga berhasil dipatahkan sebelum Nongshim akhirnya mengunci kemenangan 13-2 di Breeze sekaligus memastikan kemenangan seri 2-1.

Kesuksesan Nongshim menuju semifinal tidak hanya lahir dari aksi individu Dambi, Xross, maupun Ivy. Francis juga memainkan peran penting sebagai in-game leader dengan menjaga konsistensi permainan tim sepanjang pertandingan. Ia bahkan membukukan rating 1,23, tertinggi di antara seluruh pemain dalam laga tersebut.

Kemenangan ini mengantarkan Nongshim RedForce ke babak semifinal Esports World Cup Valorant 2026, sementara Team Vitality harus mengakhiri perjalanan mereka di fase perempat final. Selain itu, hasil tersebut memastikan Nongshim menjadi satu-satunya wakil VCT Pacific yang masih bertahan dalam perebutan gelar juara EWC Valorant 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....