100 Thieves Kalahkan MIBR 2-1, Tantang Nongshim di Semifinal EWC Valorant 2026

  • 11 Jul 2026 15:08 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Babak perempat final Esports World Cup (EWC) Valorant 2026 ditutup dengan duel sesama wakil VCT Americas antara 100 Thieves dan MIBR. Pertandingan berlangsung sengit hingga tiga map sebelum 100 Thieves memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengamankan satu tempat di babak semifinal.

Kemenangan tersebut juga menjadi suntikan moral bagi 100 Thieves yang tengah berupaya mengembalikan performa terbaik mereka di musim kompetitif VCT 2026.

Pertandingan diawali di Fracture, di mana 100 Thieves langsung memperlihatkan pendekatan taktis yang berbeda. Pemilihan Harbor sebagai bagian dari strategi mereka terbukti efektif sejak ronde pembuka. Kolaborasi agresif Asuna dan Timotino membawa tim menguasai pistol round sekaligus membangun momentum sejak awal pertandingan.

MIBR sempat memperlambat laju lawan melalui dorongan agresif dari area spawn yang menggagalkan bonus round 100 Thieves. Namun setelah itu, dominasi kembali berpindah ke kubu 100 Thieves. Kombinasi permainan cepat menggunakan Phoenix dan Neon membuat pertahanan MIBR terus berada di bawah tekanan hingga babak pertama berakhir dengan skor telak 10-2.

Memasuki pergantian sisi, 100 Thieves kembali mengamankan pistol round sehingga peluang MIBR untuk bangkit semakin kecil. Tim asal Amerika Selatan itu gagal menemukan ritme permainan, sementara 100 Thieves terus menekan hingga mengakhiri map pertama dengan kemenangan meyakinkan 13-2.

Tertinggal satu map, MIBR memberikan respons positif saat pertandingan berlanjut ke Breeze. Meski bermain di map pilihan lawan, mereka tampil lebih siap dan langsung mengambil alih kendali pertandingan.

Kedua tim menggunakan komposisi Phoenix-Neon yang dipadukan dengan Harbor, tetapi MIBR tampil lebih efektif pada awal laga. Mereka mengamankan pistol round dan bonus round, sementara 100 Thieves baru mampu mencuri ronde pertamanya pada ronde kelima.

Permainan disiplin MIBR semakin terlihat ketika Verno sukses memenangkan situasi 1v2 clutch, menjaga keunggulan timnya. Pertandingan berlangsung penuh aksi dengan berbagai duel penting, termasuk percobaan flank dari tex yang sempat gagal menghasilkan keuntungan bagi timnya.

Kesalahan tersebut langsung ditebus tex pada ronde berikutnya lewat permainan krusial yang memaksa 100 Thieves mengambil timeout. MIBR kemudian menutup babak pertama dengan keunggulan 9-3, membalikkan situasi yang sebelumnya mereka alami di Fracture.

100 Thieves belum menyerah. Tim ini membuka babak kedua dengan kemenangan pada pistol round dan langsung mengonversinya menjadi bonus round. Perlahan, mereka memangkas selisih angka hingga berhasil menyamakan kedudukan 9-9.

Momen paling menentukan datang dari vora, yang memenangkan situasi 1v2 hanya dengan tiga peluru dan menyisakan 0,16 detik pada penghujung ronde. Aksi tersebut menjadi titik balik yang kembali menghidupkan peluang 100 Thieves.

Namun, MIBR berhasil mematahkan momentum tersebut setelah memanfaatkan timeout secara efektif. Mereka menghentikan laju lawan, kembali menguasai permainan, lalu menutup Breeze dengan kemenangan 13-10 sehingga kedudukan seri berubah menjadi 1-1.

Penentuan kemenangan berlangsung di Haven. MIBR melakukan sedikit perubahan strategi dengan menempatkan aspas pada agen Waylay, sedangkan 100 Thieves tetap mempertahankan formula yang telah membawa mereka sukses sebelumnya.

MIBR sempat membuka map melalui kemenangan pistol round berkat aksi gemilang Mazino. Akan tetapi, kegagalan memanfaatkan bonus round serta keberhasilan 100 Thieves dalam sejumlah retake membuat keadaan berbalik. Tim asal Amerika Utara itu menutup babak pertama dengan keunggulan 7-5.

Memasuki sisi menyerang, 100 Thieves kembali tampil dominan. Mereka memenangkan pistol round kedua dan memperlebar jarak menjadi 10-5, termasuk melalui aksi clutch 1v2 dari Asuna yang semakin memukul mental para pemain MIBR.

Setelah unggul jauh, 100 Thieves tidak lagi memberikan ruang bagi lawannya untuk berkembang. Mereka mengontrol jalannya pertandingan hingga akhirnya mengamankan kemenangan 13-5 di Haven sekaligus memastikan kemenangan seri 2-1.

Sepanjang pertandingan, Asuna menjadi sosok paling berpengaruh bagi 100 Thieves. Penampilannya bersama Phoenix, terutama pada map pertama dan ketiga, menjadi fondasi utama keberhasilan tim melangkah ke empat besar turnamen.

Hasil tersebut memastikan 100 Thieves melaju ke babak semifinal Esports World Cup Valorant 2026, di mana mereka akan menghadapi Nongshim RedForce. Duel tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan karena mempertemukan wakil terbaik VCT Americas dengan harapan terakhir kawasan VCT Pacific dalam perebutan tiket menuju grand final.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....