Nongshim RedForce Lolos ke Playoff EWC Valorant 2026 Usai Kalahkan G2 Esports 2-1
- 08 Jul 2026 20:26 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perebutan tiket terakhir babak playoff Grup C Esports World Cup (EWC) Valorant 2026 berlangsung sengit. Nongshim RedForce akhirnya memastikan langkah ke fase gugur setelah menaklukkan G2 Esports dengan skor 2-1 dalam pertandingan penentuan, Selasa, 7 Juli 2026.
Kemenangan tersebut menjadi jawaban Nongshim atas pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan G2 sepanjang musim ini. Setelah melalui duel tiga map yang penuh perubahan momentum, wakil Korea Selatan itu sukses mengamankan satu tempat di babak playoff, sementara G2 harus mengakhiri perjalanan mereka di Paris.
Pertandingan diawali di Breeze, yang merupakan pilihan Nongshim. Meski demikian, G2 justru mampu membalikkan keadaan melalui strategi baru yang mereka terapkan. Perubahan terbesar terlihat dari penempatan jawgemo yang memainkan KAY/O, sementara BABYBAY tampil agresif menggunakan Neon.
Strategi tersebut berjalan efektif. G2 membangun fondasi kemenangan melalui pertahanan yang disiplin sebelum tampil lebih tajam saat berganti menyerang. Keunggulan itu berhasil dipertahankan hingga akhir pertandingan, membuat G2 merebut map pertama dengan skor 13-10.
Nongshim tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons. Memasuki Sunset, mereka menghadirkan komposisi berbeda dengan mengandalkan dua Initiator, yakni Xross menggunakan Fade dan Francis memainkan Breach. Di sisi lain, G2 tetap percaya diri memakai susunan dua Sentinel yang diperkuat leaf sebagai Sage dan BABYBAY sebagai Chamber.
Awalnya G2 terlihat akan mengakhiri seri lebih cepat. Mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga unggul 12-10 dan hanya membutuhkan satu ronde lagi untuk memastikan kemenangan. Namun, Nongshim menunjukkan mental juara. Dipimpin performa luar biasa Ivy, mereka merebut beberapa ronde krusial secara beruntun, memaksa pertandingan berlanjut ke overtime, sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan kemenangan 14-12.
Hasil tersebut membuat pertandingan harus ditentukan melalui map ketiga, Haven. Kedua tim sama-sama menggunakan komposisi yang hampir serupa dengan kombinasi Omen, Sova, Cypher, serta dua Duelist. Perbedaannya, G2 mempercayakan BABYBAY kepada Jett, sedangkan Nongshim tetap mengandalkan Dambi sebagai Neon.
Pada map penentuan ini, Nongshim tampil jauh lebih dominan sejak ronde-ronde awal. Arahan strategi dari Francis sebagai in-game leader berjalan sangat efektif, membuat G2 hanya mampu mengumpulkan dua ronde sepanjang babak pertama.
Selepas pergantian sisi, G2 sempat membuka peluang kebangkitan dengan memenangkan pistol round, anti-eco, dan bonus round secara beruntun. Mereka terus menekan hingga memangkas selisih skor dan menjaga asa untuk membalikkan keadaan.
Namun, Nongshim tetap mampu menjaga ketenangan pada momen-momen krusial. Sebuah kemenangan penting saat menjalani ronde dengan ekonomi terbatas (thrifty round) menjadi titik balik yang menghentikan momentum G2. Dari situ, Nongshim kembali menguasai jalannya pertandingan hingga memastikan kemenangan di Haven sekaligus mengunci seri 2-1.
Berkat hasil tersebut, Nongshim RedForce resmi menjadi tim terakhir dari Grup C yang melangkah ke babak playoff Esports World Cup Valorant 2026. Sebaliknya, G2 Esports harus mengakhiri kiprahnya di fase grup setelah gagal memanfaatkan peluang terakhir untuk lolos ke fase gugur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....