Empat Musisi Mundur dari Tur Ed Sheeran
- 17 Sep 2026 15:20 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Gelombang dukungan terhadap Macklemore yang dikeluarkan dari rangkaian tur Ed Sheeran terus meluas. Empat musisi yang sebelumnya dijadwalkan menjadi artis pendukung dalam Loop Tour 2026, yakni Finneas, Aaron Rowe, Beoga, dan Lukas Graham, memutuskan mundur sebagai bentuk solidaritas kepada Macklemore dan dukungan mereka terhadap Palestina.
Keempatnya menyampaikan keputusan tersebut melalui unggahan di media sosial. Mereka menyatakan tidak ingin tetap terlibat dalam rangkaian pertunjukan ketika seorang musisi dikeluarkan setelah menyuarakan dukungan terhadap rakyat Palestina. Keputusan itu juga menjadi sorotan karena para musisi tersebut memiliki jadwal penampilan yang berbeda dalam rangkaian tur Ed Sheeran.
Kontroversi bermula setelah Macklemore membawakan lagu protesnya, Hind's Hall, ketika tampil di MetLife Stadium, New Jersey. Dalam penampilannya, Macklemore menyerukan "Free Palestine" di hadapan puluhan ribu penonton serta menyampaikan dukungan kepada masyarakat Palestina di Gaza dan Tepi Barat.
| Baca juga: Rod Stewart Batalkan Konser Mendadak |
Tidak lama setelah penampilan tersebut, Macklemore mengumumkan bahwa dirinya tidak lagi menjadi bagian dari sisa jadwal Loop Tour 2026 di Amerika Serikat. Macklemore kemudian menuding pengusaha Robert Kraft sebagai salah satu pihak yang memberikan tekanan kepada sejumlah venue agar tidak menggelar konser jika dirinya tetap tampil. Namun, pihak promotor Messina Touring Group menyatakan beberapa venue memang tidak bersedia menggelar pertunjukan dengan Macklemore sebagai bagian dari susunan artis.
Aaron Rowe menjadi salah satu musisi pertama yang menyatakan mundur. Ia mengatakan pengalaman sejarah masyarakat Irlandia membuatnya memahami persoalan mengenai penjajahan dan kekerasan. Menurutnya, dirinya tidak ingin diam ketika musisi menghadapi tekanan karena menyampaikan pandangan mengenai kondisi rakyat Palestina.
Pernyataan serupa disampaikan Finneas. Kakak Billie Eilish tersebut menyatakan bahwa seniman seharusnya memiliki ruang untuk menyuarakan dukungan kepada masyarakat yang mengalami penindasan. Keputusan Finneas menjadi perhatian karena dirinya sebelumnya dijadwalkan tampil sebagai artis pendukung dalam konser Ed Sheeran di Amerika Selatan pada akhir tahun.
| Baca juga: Oliver Tree Tutup Usia di Brasil |
Sementara itu, grup musik Irlandia Beoga juga mengumumkan pengunduran diri dari rangkaian tur. Dalam pernyataannya, Beoga mengaitkan keputusan tersebut dengan apa yang mereka sebut sebagai upaya membungkam Macklemore. Grup yang tergabung dalam gerakan Irish Artists for Palestine itu juga menegaskan dukungannya terhadap rakyat Palestina.
Lukas Graham kemudian turut mengambil langkah serupa. Dengan mundurnya empat artis pendukung tersebut, keputusan Macklemore dikeluarkan dari tur Ed Sheeran berkembang menjadi perdebatan lebih luas mengenai kebebasan seniman dalam menyampaikan pandangan politik dan kemanusiaan melalui panggung musik.
Ed Sheeran sendiri telah memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut. Ia menyatakan bahwa pencoretan Macklemore bukan keputusan pribadinya, melainkan keputusan pihak promotor setelah adanya tekanan dari sejumlah venue. Sheeran juga mengatakan dirinya telah berusaha mencari jalan keluar sepanjang pekan, tetapi tidak menemukan solusi yang dapat mempertahankan Macklemore dalam susunan pertunjukan.
Kontroversi ini membuat Loop Tour 2026 tidak hanya menjadi sorotan karena rangkaian konsernya, tetapi juga karena perdebatan mengenai posisi musisi terhadap isu Palestina. Hingga kini, masing-masing pihak tetap menyampaikan pandangan mereka melalui pernyataan publik dan media sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....