Rod Stewart Batalkan Konser Mendadak

  • 17 Jun 2026 02:24 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Legenda musik rock dunia, Rod Stewart, terpaksa membatalkan konsernya di Chula Vista, California, Amerika Serikat, hanya beberapa jam sebelum pertunjukan dimulai. Keputusan tersebut diambil setelah penyanyi berusia 81 tahun itu didiagnosis mengalami infeksi saluran pernapasan atas akut yang menyebabkan laringitis. Konser tersebut merupakan bagian dari tur One Last Time yang telah dijalani Rod Stewart sejak 2024. Menurut pernyataan resmi yang disampaikan timnya melalui Instagram, sang musisi sebenarnya sudah tiba di lokasi konser dan berupaya semaksimal mungkin agar pertunjukan tetap dapat berlangsung. Namun, kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk tampil di atas panggung.

Laringitis yang dialami Rod Stewart merupakan peradangan pada pita suara yang dapat menyebabkan suara serak hingga kehilangan suara. Bagi seorang penyanyi, kondisi tersebut tentu menjadi hambatan serius karena dapat memengaruhi kualitas penampilan sekaligus berisiko memperburuk kesehatan jika dipaksakan untuk bernyanyi. Melalui unggahan di media sosial, Rod Stewart membagikan foto dirinya yang berada di area konser saat proses pembongkaran panggung berlangsung. Ia mengungkapkan bahwa kondisinya mulai membaik setelah menjalani perawatan medis, namun kemampuan vokalnya belum sepenuhnya pulih.

Dalam pesannya kepada para penggemar, pelantun lagu Maggie May tersebut menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan mendadak itu. Ia mengaku sangat kecewa karena tidak dapat memenuhi jadwal pertunjukan yang telah lama dinantikan para penonton. Rod juga menegaskan bahwa dirinya telah melakukan segala upaya agar konser tetap berjalan sesuai rencana. Meski harus membatalkan pertunjukan di Chula Vista, Rod Stewart masih berharap dapat menjadwalkan ulang konser tersebut di masa mendatang. Saat ini, fokus utamanya adalah menjalani pemulihan agar dapat kembali tampil pada jadwal berikutnya di Red Rocks Park and Amphitheatre, Colorado.

Tur One Last Time sendiri menjadi salah satu rangkaian konser terbesar dalam fase terbaru karier Rod Stewart. Meski beberapa kali mengisyaratkan akan mengurangi aktivitas tur berskala besar, ia berulang kali menegaskan bahwa dirinya belum memiliki rencana untuk pensiun dari dunia musik. Pernyataan tersebut sejalan dengan unggahan yang pernah ia sampaikan pada 2024. Saat itu, Rod menjelaskan bahwa berakhirnya tur dunia besar bukan berarti akhir dari perjalanan bermusiknya. Ia justru berencana tampil dalam format yang lebih intim melalui pertunjukan bertema Great American Songbook dan Swing Fever.

Di usia yang telah memasuki dekade kedelapan, Rod Stewart masih dikenal sebagai salah satu ikon musik yang aktif berkarya. Semangatnya untuk terus tampil di hadapan penggemar menjadi bukti bahwa dedikasi terhadap musik tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya. Para penggemar pun kini berharap sang legenda dapat segera pulih dan kembali menghibur publik melalui penampilan khasnya di atas panggung.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....