FULL SENSE Tumbangkan T1 2-0 dan Amankan Tiket Masters London

  • 10 Mei 2026 16:35 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - FULL SENSE sukses menuntaskan misi balas dendam terhadap T1 lewat kemenangan telak 2-0. Hasil tersebut sekaligus memastikan langkah mereka menuju turnamen Masters dan mengakhiri penantian panjang roster inti eks TALON untuk kembali tampil di panggung internasional sejak Champions Seoul 2024.

Bagi organisasi FULL SENSE, keberhasilan ini juga menjadi pencapaian penting karena mereka akhirnya kembali menembus kompetisi internasional setelah terakhir kali tampil pada Champions Berlin 2021.

Duel dibuka di Pearl, map yang sebelumnya juga mempertemukan kedua tim pada pekan lalu. T1 tetap mempertahankan formula double-Initiator dengan kombinasi Tejo dan Sova, sementara FULL SENSE tetap percaya diri memakai komposisi double-Duelist namun melakukan sedikit penyesuaian pada lini Sentinel.

FULL SENSE mengganti Cypher dengan Vyse dan menempatkan primmie sebagai Jett utama. Mereka juga memilih meninggalkan Neon sepenuhnya di map tersebut, keputusan yang ternyata langsung membuahkan hasil besar.

Performa primmie menggunakan Operator menjadi pusat permainan FULL SENSE. Pemain tersebut berkali-kali memenangkan duel jarak jauh dan menghasilkan sembilan kill menggunakan sniper untuk membawa timnya unggul nyaman 8-4 di akhir paruh pertama.

Memasuki sisi berikutnya, FULL SENSE langsung tancap gas lewat kemenangan pistol round, anti-eco, hingga bonus round. Keunggulan mereka melebar drastis menjadi 11-4 dan membuat T1 berada dalam tekanan besar.

Meteor sempat mencoba menjaga harapan T1 lewat beberapa permainan individu penting. Namun jarak skor yang sudah terlalu jauh membuat usaha comeback mereka tidak cukup untuk membalikkan keadaan.

FULL SENSE akhirnya mengunci kemenangan Pearl dengan skor 13-9 dan membawa keunggulan seri 1-0.

Pada map kedua Lotus, T1 sebenarnya datang dengan modal yang sangat kuat. Mereka belum pernah kalah di map tersebut sejak Lotus kembali digunakan dalam kompetisi resmi.

Sebaliknya, FULL SENSE justru lebih sering menghindari Lotus sepanjang Stage 1. Walau begitu, mereka tetap mampu menunjukkan kualitas permainan yang sangat matang ketika kembali memainkannya.

T1 kembali mengandalkan komposisi Omen, Viper, dan Killjoy yang sebelumnya populer bersama Gen.G. Namun FULL SENSE berhasil menutupi semua celah dengan permainan agresif dan eksekusi cepat.

Sekali lagi, primmie menjadi sosok yang paling bersinar. Menggunakan Jett, ia tampil luar biasa sepanjang babak pertama dan mengantar FULL SENSE memimpin 8-4 sambil membukukan 15 kill.

Ketika berganti ke sisi bertahan, dominasi primmie dengan Operator terus berlanjut. Ia sangat efektif memenangkan duel pembuka dan membuat ruang gerak pemain T1 semakin terbatas.

Walaupun T1 sempat membuka peluang mengejar setelah memenangkan pistol round dan anti-eco di babak kedua, FULL SENSE tampil jauh lebih solid dalam situasi post-plant maupun retake.

FULL SENSE akhirnya menyudahi perlawanan T1 dan memastikan kemenangan 2-0 dengan permainan kolektif yang sangat disiplin. Hasil itu resmi mengantar mereka mengamankan tiket menuju Masters.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....