FUT Esports Hancurkan FULL SENSE 2-0 di Masters London 2026
- 08 Jun 2026 11:46 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perjalanan FULL SENSE di Masters London tidak dimulai sesuai harapan. Wakil Pacific tersebut harus menerima kekalahan meyakinkan 0-2 dari FUT Esports pada pertandingan hari kedua Swiss Stage, Minggu, 7 Juni 2026.
Hasil ini cukup mengejutkan mengingat FULL SENSE datang ke London dengan modal performa gemilang selama VCT Pacific Stage 1. Tim asal Thailand itu berhasil menembus grand final dan hanya gagal meraih gelar setelah dikalahkan Paper Rex. Penampilan luar biasa primmie sepanjang musim juga membuat banyak penggemar menempatkan mereka sebagai salah satu tim yang berpotensi melangkah jauh.
Sebaliknya, FUT Esports tiba sebagai unggulan ketiga dari EMEA tanpa terlalu banyak sorotan. Namun di atas server, tim asal Turki tersebut justru tampil jauh lebih siap dan mampu mengontrol pertandingan hampir tanpa hambatan.
Map pembuka berlangsung di Fracture, pilihan FULL SENSE sendiri. Meski map tersebut bukan pilihan yang sering dimainkan FUT sepanjang Stage 1, mereka mampu beradaptasi dengan sangat baik. Kemenangan pada pistol round langsung memberi keuntungan awal yang kemudian terus mereka manfaatkan untuk menekan lawan.
FULL SENSE sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan memberikan sinyal bahwa pertandingan akan berlangsung ketat. Namun momentum itu segera sirna ketika FUT memenangkan ronde eco penting berkat performa apik xeus menggunakan Sheriff. Sejak saat itu, arah pertandingan berubah sepenuhnya.
Kepercayaan diri para pemain FUT semakin meningkat setelah ronde tersebut. Mereka tampil agresif, disiplin, dan efektif dalam setiap duel. Sementara itu, FULL SENSE terlihat kesulitan menemukan celah untuk membangun permainan mereka.
Nama s0pp menjadi salah satu pemain yang paling menonjol di map pertama. Meski baru menjalani debut pada panggung internasional, ia menunjukkan ketenangan luar biasa dan berulang kali menjadi pembeda dalam duel-duel krusial. Dominasi FUT terus berlanjut hingga akhirnya Fracture berakhir dengan skor telak 13-3.
Usai kemenangan di map pertama, pelatih FUT, Vlad, menilai timnya mendapat keuntungan karena lawan tidak melakukan banyak penyesuaian selama pertandingan.
"Mereka tidak mengubah apa pun. Itu membuat semuanya menjadi sangat mudah bagi kami," ujar Vlad.
Memasuki Haven sebagai map kedua, situasi yang dialami FULL SENSE tidak banyak berubah. FUT kembali tampil lebih agresif sejak ronde pembuka dan sukses mengamankan pistol round untuk kedua kalinya dalam seri tersebut.
FULL SENSE berusaha menghentikan laju lawan dengan melakukan force buy pada ronde berikutnya. Strategi itu sempat berhasil dan membawa mereka unggul 2-1. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena FUT kembali mengambil alih jalannya pertandingan.
Setelah kehilangan kendali permainan, FULL SENSE terus berada dalam posisi tertinggal. Serangan-serangan yang mereka bangun kerap dipatahkan oleh pertahanan disiplin FUT, sementara eksekusi yang dilakukan tim EMEA itu berjalan sangat efektif. Babak pertama pun ditutup dengan skor mencolok 10-2.
Memasuki paruh kedua, primmie mulai menunjukkan performa yang selama ini membuatnya menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Pacific. Ia berhasil membantu timnya mengumpulkan beberapa ronde dan sempat membuka peluang untuk memperkecil ketertinggalan.
Sayangnya, kebangkitan tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan. FUT tetap menjaga ritme permainan dan mampu mengendalikan momentum hingga akhir pertandingan. Haven akhirnya ditutup dengan skor 13-7, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi wakil EMEA tersebut.
Berkat hasil ini, FUT Esports melangkah ke pertandingan berikutnya di Swiss Stage dengan rekor 1-0 dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci tiket playoff. Di sisi lain, FULL SENSE harus segera bangkit karena kekalahan berikutnya akan membuat langkah mereka di Masters London berada dalam ancaman besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....