Kabel Laut XLSMART di Batam Ditargetkan Beroperasi 2028

  • 12 Sep 2026 02:35 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Sistem komunikasi kabel laut (SKKL) CANDLE Cable System milik PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) yang telah mendarat di Batam ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. Jaringan sepanjang sekitar 8.000 kilometer ini akan menghubungkan Indonesia dengan Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan hingga Jepang.

Target tersebut disampaikan Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSMART, Andrijanto Muljono, saat pendaratan Golden Buoy CANDLE di Tanjung Bemban, Batam, Jumat, 11 September 2026. Menurutnya, pendaratan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jaringan yang dirancang untuk memperkuat konektivitas internasional Indonesia.

“Harapan kami, 2028 itu sudah RFS, Ready for Service. Kalau bisa lebih cepat, lebih baik,” ujar Andrijanto.

Proyek CANDLE telah dimulai sejak Desember 2024 dan dikembangkan melalui XLSMART for BUSINESS. Kehadiran jaringan ini ditujukan untuk menambah pilihan konektivitas internasional dengan kapasitas besar, terutama bagi kebutuhan dunia usaha yang semakin bergantung pada layanan digital.

Andrijanto mengatakan pembangunan CANDLE merupakan investasi strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan konektivitas dalam jangka panjang. Meningkatnya penggunaan data dan meluasnya layanan digital membuat kapasitas jaringan serta akses ke jaringan global menjadi semakin penting bagi pelaku usaha.

“CANDLE merupakan investasi strategis untuk mempersiapkan kebutuhan konektivitas Indonesia dalam jangka panjang,” katanya.

Batam menjadi salah satu titik pendaratan CANDLE karena lokasinya yang strategis di dekat Singapura dan Johor. Posisi tersebut dinilai mendukung pengembangan Batam sebagai bagian dari ekosistem infrastruktur digital regional, khususnya kabel laut dan data center.

Tidak hanya menjadi titik pendaratan, jaringan CANDLE nantinya akan menghubungkan data center di Batam dengan sejumlah negara di sepanjang rutenya. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk mendukung pelanggan enterprise dengan kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi, andal, dan scalable.

“Bagi pelanggan enterprise, CANDLE memberikan pilihan konektivitas internasional yang lebih luas, berkapasitas tinggi, reliable, dan scalable,” ujar Andrijanto.

CANDLE dikembangkan XLSMART bersama Meta, Globe Telecom, IPS Inc., Telekom Malaysia, dan SoftBank Japan, dengan NEC sebagai mitra teknologi. Kolaborasi tersebut membangun jalur konektivitas yang menghubungkan Indonesia dengan sejumlah pusat ekonomi dan teknologi di Asia.

Kehadiran jaringan ini juga diharapkan menjawab kebutuhan yang terus meningkat dari perkembangan cloud computing, artificial intelligence (AI), dan berbagai layanan digital. Pertumbuhan penggunaan teknologi tersebut turut mendorong peningkatan trafik data dan kebutuhan terhadap konektivitas internasional yang semakin kuat.

Dengan pendaratan Golden Buoy yang telah berlangsung dan target Ready for Service pada 2028, XLSMART terus melanjutkan pembangunan CANDLE untuk menghadirkan jalur konektivitas baru yang menghubungkan Indonesia dengan jaringan digital Asia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....