Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Pandeglang Tahun 2023 Meningkat
- 16 Jan 2024 13:12 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pandeglang tahun 2023 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu tercatat ada 90 kasus kekerasan Perempuan dan anak. Sementara tahun 2022, angkanya hanya sebanyak 69 kasus.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Pandeglang, Mila Octaviani mengaku prihatin atas meningkatnya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Apalagi dia menyebut, dari 90 kasus yang ditangani, sebagian besar menimpa anak-anak.
Baca juga:
Ini Penyebab Tingginya Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Pandeglang
“Korban perempuan sebanyak 28 orang. Tentunya ini membuat kita miris karena banyak anak-anak di Pandeglang menjadi korban kekerasan,” katanya, Selasa (16/1/2024).
Adapun jumlah kasus berdasarkan bentuk kerasan diterima oleh korban terdiri dari kekerasan fisik sebanyak 28 korban. Secara psikis sebanyak empat korban.
“Korban seksual sebanyak 60 korban. Korban eksploitasi dua korban, traficking satu korban, penelantaran satu korban dan lainnya satu korban,” katanya.
Mila menjelaskan, ada beberapa faktor yang mendorong tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, diantaranya faktor lingkungan, rendahnya pendidikan agama, dan pengaruh dari gawai.
Baca juga:
Tiga Kecamatan di Pandeglang Jadi Fokus Penekanan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak
Lebih lanjut Mila mengungkapkan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak paling banyak atau dengan kasus tertinggi tersebar di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Majasari sebanyak 12 korban, Karangtanjung 11 korban dan Kecamatan Pandeglang sebanyak 7 korban.
“Adapun untuk mencegah dan menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, kami terus melakukan upaya preventif dengan mendorong laporan masyarakat. Serta melakukan upaya pencegahan dengan melakukan penyuluhan ke sekolah, dan masyarakat desa,” ujar dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....