Peningkatan Irigasi untuk Genjot Produksi Padi di Pandeglang
- 16 Jan 2025 13:31 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Nasir mengungkapkan, dalam upaya peningkatan produksi padi di daerah tersebut sangat bergantung pada perbaikan sistem irigasi. Hingga kini, sekitar 40 persen sistem irigasi di Pandeglang masih memerlukan perhatian serius.
“Banyak saluran irigasi primer dan sekunder yang rusak karena derasnya aliran air. Beberapa di antaranya bahkan jebol, perbaikan sedang berlangsung di beberapa titik, seperti wilayah Cibaliung, yang diharapkan mampu meningkatkan luas tanam hingga 2.500 hektar," kata Nasir.
Baca juga: Pemkab Dorong Pembangunan Pusat Pengolahan Gabah di Pandeglang
Dia menyebut, Pandeglang saat ini memiliki lahan baku sawah seluas 52.640 hektare, dengan kontribusi produksi padi sekitar 34 persen untuk Provinsi Banten. Namun, tingkat produktivitasnya masih dapat ditingkatkan.
"Salah satu fokusnya adalah normalisasi saluran irigasi agar air dapat tersalurkan lebih merata, khususnya ke wilayah-wilayah langganan banjir seperti Pagelaran, Sukaresmi, dan Panimbang," ucap dia.
Baca juga: Jadi Lumbung Pangan, Pandeglang Impikan Pembangunan Bendungan
Nasir juga menyoroti pentingnya pembangunan embung atau bendungan besar untuk menampung kelebihan air selama musim hujan dan menggunakannya di musim kemarau. “Jika ini terealisasi, indeks pertanaman di Pandeglang dapat meningkat dari dua kali menjadi tiga atau empat kali dalam setahun,” ujarnya.
Program irigasi perpompaan juga telah diluncurkan untuk memanfaatkan sumber air bawah tanah. Sejak tahun lalu, sebanyak 700 pompa air dan 85 unit irigasi perpompaan telah diberikan kepada petani. Dengan berbagai langkah strategis ini, Nasir optimistis produksi padi di Pandeglang akan terus meningkat, mendukung kedaulatan pangan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....