Jadi Lumbung Pangan, Pandeglang Impikan Pembangunan Bendungan
- 29 Agt 2024 16:02 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten atau Pemerintah Pusat, diharapkan bisa membangun bendungan skala besar di Pandeglang. Bendungan itu dibutuhkan untuk mengendalikan banjir sekaligus menampung air, yang nantinya dapat digunakan saat musim kemarau.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Nasir mengungkapkan, kehadiran bendungan diyakini menjadi solusi dalam menyediakan ketersediaan air baku bagi Pandeglang, yang selalu kesulitan air saat musim kemarau seperti saat ini.
Baca juga: Krisis Air Bersih di Pandeglang Picu Darurat untuk Pertanian
“Mudah-mudahan ke depan ada satu pemikiran dari pemerintah, terutama provinsi barangkali, bagaimana cara agar kita memiliki bendungan juga seperti kabupaten kota yang lain,” ujarnya, Kamis (29/8/2024).
Nasir menilai, kebutuhan bendungan di Pandeglang dirasa memiliki urgensi yang tinggi. Mengingat Pandeglang merupakan salah satu daerah penyokong pangan terbesar di Provinsi Banten. Apalagi daerah lain yang juga menjadi penyuplai pangan di Banten, sudah memiliki bendungan. Kabupaten Lebak punya Bendungan Karian dan Kabupaten Serang memiliki Bendungan Sindangheula.
“Pandeglang yang notabene sebagai lokus utama untuk pangan sampai hari ini belum ada (bendungan). Bahkan nanti kalau hujan banjir, kalau kering sama sekali tidak ada air. Nah ini perlu pemikiran seperti apa nanti, apakah kita akan membuat sebuah bendungan di daerah yang sering banjir dan kering,” kata dia.
Baca juga: Kemarau, Sekitar 1.000 Hektare Sawah di Pandeglang Terancam Kekeringan
Dia menjabarkan, dampak tidak adanya bendungan, salah satunya membuat ribuan hektare lahan sawah di Pandeglang terancam kekeringan lantaran kesulitan air. Terutama di wilayah selatan, yang selama ini menjadi kawasan lumbung pangan, terutama padi.
“Meski di selatan ada jaringan irigasi D.I Ciliman dan D.I Cibaliung, tetapi dianggap dianggap belum bisa memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat dan petani. Mengingat, hulu jaringan irigasi itu juga ikut mongering,” ucap Nasir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....