Pemkab Dorong Pembangunan Pusat Pengolahan Gabah di Pandeglang

  • 16 Jan 2025 12:51 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Pemerintah Pusat diminta untuk segera membangun pusat pengelolaan dan pengolahan gabah menjadi beras atau Rice Center. Fasilitas itu setidaknya bisa dibangun di Kecamatan Cikeusik sebagai salah satu lumbung pangan di Pandeglang.

“Kebutuhan Pemerintah Pandeglang adalah perlunya dibangun Rice Center sebagai food station-nya banten, yang diharapkan dapat dibangun di wilayah utama sentra padi Pandeglang yaitu di wilayah Cikeusik,” kata Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Kamis (16/1/2025).

Baca juga: Tantangan Pandeglang Menuju Swasembada Pangan

Menurut bupati, hal itu untuk mengelola hasil gabah produksi petani agar mendapatkan nilai tambah, tidak hanya untuk masyarakat tetapi juga pemerintah daerah.

“Pembangunan Rice Center perlu didukung oleh pembangunan gudang-gudang yang memadai di sentra-sentra produksi untuk menampung hasil produksi gabah petani saat panen,” ujar dia.

Irna menerangkan, saat ini Kabupaten Pandeglang masih menjadi salah satu daerah yang berkontribusi terhadap lumbung pangan di Provinsi Banten dan tingkat nasional. Maka infrastruktur pendukung sektor pertanian di Pandeglang dianggap harus menjadi perhatian.

Baca juga: Jadi Lumbung Pangan, Pandeglang Impikan Pembangunan Bendungan

“Pandeglang penyumbang pangan 30 sampai 40 persen di Banten, sedangkan di tingkat nasional Kabupaten Pandeglang penyumbang 1 persen produktivitas pangan Indonesia," ucap Irna.

Apalagi lanjut Irna, sebagian besar areal persawahan Pandeglang merupakan tadah hujan, sehingga sangat bergantung pada sarana yang memadai.

“Luas sawah Pandeglang mencapai 52.000 hektare, sebagian besar tadah hujan. Namun, sistem irigasi yang baik hanya 60 persen, 40 persennya rusak,” katanya.

Baca juga: Penyebab Pandeglang Belum Mandiri Pangan

Selain itu, Bupati Irna juga meminta agar alih fungsi lahan menjadi perhatian khusus, karena jika dibiarkan akan memengaruhi sebagai daerah penghasil pangan di Banten bahkan nasional.

“Banten sudah menjadi lumbung pangan nasional tingkat delapan. Itu berkat petani kami, sehingga pemerintah pusat harus memperhatikan kami,” ucap dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....