Tak Hanya Rokok, Vape Juga Mengancam Kesehatan Paru-Paru
- 10 Feb 2026 15:33 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Rokok masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan paru masyarakat. Rokok dapat menyebabkan kerusakan permanen pada saluran napas dan paru-paru.
“Kerusakan paru ini biasanya sering kali baru dirasakan setelah puluhan tahun, sehingga sering juga diabaikan oleh perokok aktif ya,” ujar Dokter Spesialis Paru RS Hermina Ciruas, Adika Rahman saat diwawancarai RRI Banten, Selasa, 2 Februari 2026.
Baca juga: Vape Tak Selalu Aman, Waspada Narkotika
Ia menjelaskan, pemeriksaan rontgen paru yang terlihat normal tidak selalu menandakan paru sehat. Kerusakan akibat rokok sering terjadi pada saluran napas yang hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan fungsi paru. Akibatnya, perokok dapat mengalami sesak napas meski hasil rontgen tidak menunjukkan kelainan.
Tak hanya perokok aktif dan pasif, kini dikenal istilah perokok tangan ketiga. Asap dan residu rokok dapat menempel di pakaian dan terbawa ke rumah, lalu terhirup oleh anggota keluarga, termasuk anak-anak.
“Dan jangan remehkan itu ya, karena paparan ini berisiko menyebabkan gangguan pernapasan sampai dengan infeksi paru dalam jangka panjang,” ujarnya.
Baca juga: Dokter Ingatkan Bahaya Rokok Picu Stroke Dini
Terkait tren peralihan dari rokok ke vape, Adika menegaskan bahwa vape bukan solusi aman. Vape tetap mengandung zat adiktif dan bahan kimia yang dapat memicu kerusakan paru secara cepat, bahkan menyebabkan pembengkakan paru atau vape associated lung injury.
Ia mengimbau masyarakat untuk berhenti merokok secara bertahap dan konsisten. Menurutnya, motivasi terkuat untuk berhenti merokok bukan hanya demi kesehatan diri sendiri, tetapi juga demi melindungi keluarga dari dampak buruk asap rokok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....