Vape Tak Selalu Aman, Waspada Narkotika
- 15 Jan 2026 16:58 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap fakta mengejutkan terkait peredaran vape di kalangan remaja. Hasil pemeriksaan terhadap ratusan cairan rokok elektrik menunjukkan bahwa vape tidak selalu aman seperti yang selama ini dipersepsikan sebagian anak muda.
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda BNNP Banten, Mita Maharani, mengatakan BNN RI pernah menguji ratusan cairan vape yang beredar di pasaran. Dari hasil tersebut, ditemukan sejumlah cairan yang mengandung zat terlarang.
“BNN RI pernah mengirimkan sampel 341 cairan vape dan ternyata dari 341 cairan yang diperiksa itu ada 23 cairan yang mengandung narkotika,” ujar Mita, Kamis, 15 Januari 2026.
Mita menjelaskan, tren penggunaan vape sering kali dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat dibanding rokok konvensional. Namun, anggapan tersebut justru berbahaya jika tidak disertai kewaspadaan.
| Baca juga: Kebutuhan Hewan Kurban di Lebak Naik Drastis |
“Banyak remaja yang berpikir, ‘gue lebih sehat kok, nggak ngerokok tapi nge-vape’. Padahal, kalau tidak hati-hati, bisa saja cairannya sudah dicampur narkotika,” katanya.
Menurut Mita, fenomena ini berkaitan erat dengan budaya Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan remaja, ditambah mudahnya akses informasi dan transaksi melalui media sosial. Kondisi tersebut membuat anak muda rentan terpapar narkotika tanpa disadari.
Mita pun mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah tergiur tren dan selalu waspada terhadap produk yang dikonsumsi. Edukasi sejak dini, ketahanan diri, serta lingkungan pergaulan yang sehat dinilai menjadi kunci untuk mencegah penyalahgunaan narkotika yang kini semakin beragam bentuknya, termasuk melalui cairan vape.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....