Terdampak Karhutla, Puluhan Pasien Khusus RSJ Sambang Lihum Dievakuasi

  • 05 Okt 2026 15:34 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Kalimantan Selatan, mengevakuasi sekitar 40 pasien ke ruangan yang lebih aman untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemindahan dilakukan secara internal karena titik api berada di sekitar kawasan rumah sakit, namun belum merembet ke gedung tempat pasien menjalani perawatan khusus.

Kepala Seksi Humas RSJ Sambang Lihum Budi Harmanto mengatakan pemindahan pasien dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kabut asap dan ancaman api yang mendekati kawasan rumah sakit. “Untuk sementara masih di internal kami, hampir 40 pasien dievakuasi ke lokasi yang lebih aman dan tidak dekat dengan titik api,” kata Budi, saat dikonfirmasi Rabu, 24 September 2026.

Menurut Budi, pasien dipindahkan ke ruangan Napza dengan mempertimbangkan jaraknya dari titik panas. Dengan demikian, pasien tetap mendapatkan pengawasan dan pelayanan tanpa harus dipindahkan keluar dari kompleks RSJ Sambang Lihum.

Pihak rumah sakit juga telah mengamankan area belakang kawasan RSJ Sambang Lihum untuk mencegah api merembet lebih jauh. Langkah tersebut dilakukan terutama untuk melindungi lokasi yang digunakan sebagai tempat perawatan pasien.

Budi menyebut kondisi titik api di sekitar kawasan rumah sakit berdasarkan pembaruan terakhir telah mereda. Meski demikian, petugas masih melakukan pembasahan untuk memastikan api dan titik panas benar-benar padam serta mencegah munculnya kembali karhutla.

Apabila kondisi berkembang, RSJ Sambang Lihum telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menyiapkan kemungkinan evakuasi pasien ke luar kawasan. “Kami tetap berkoordinasi dengan Dinas Sosial apabila kondisi lapangan berkembang, jika diperlukan evakuasi ke luar kawasan rumah sakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan evakuasi keluar kawasan membutuhkan persiapan dan pengamanan yang lebih kompleks karena pasien RSJ merupakan pasien khusus. Proses pemindahan juga memerlukan lokasi yang luas serta pengawasan lebih mendalam agar pelayanan dan keselamatan pasien tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....