Komvas 2026: Pemko Banjarmasin Jangan Sekadar Cetak Juara
- 05 Okt 2026 15:20 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin — Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memberikan penghargaan kepada para inovator melalui Penganugerahan Kompetisi Inovasi Kota Banjarmasin (Komvas) Tahun 2026. Namun, di balik banyaknya gagasan yang masuk dalam kompetisi tersebut, tantangan Pemko Banjarmasin kini bukan lagi sekadar melahirkan inovasi atau menetapkan para pemenang.
Pemerintah dituntut memastikan inovasi yang telah dihasilkan tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi benar-benar diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menegaskan, penghargaan yang diterima para pemenang bukan menjadi akhir dari proses inovasi.
“Tentunya para pemenang tidak hanya berhenti saat inovasinya meraih juara. Kita berharap inovasi ini bisa diterapkan dan direalisasikan di Kota Banjarmasin,” ujar Yamin, usai membuka kegiatan di salah satu hotel berbintang, Senin, 5 Oktober 2026.
Ia menilai inovasi harus memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta tidak berhenti pada rutinitas, tetapi terus mencari cara baru untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.
“Kita harapkan seluruh SKPD di Kota Banjarmasin juga bisa terus melakukan inovasi. Inovasi tentunya untuk pelayanan kepada masyarakat, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan dan inovasi lainnya,” katanya.
Yamin juga mengingatkan peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berhenti berkarya. Menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah inovasi semestinya tidak hanya ditentukan oleh hasil kompetisi, tetapi juga sejauh mana gagasan tersebut mampu menjawab persoalan masyarakat.
“Saya berharap kepada seluruh yang mengikuti inovasi, jangan berkecil hati yang tidak mendapatkan juara, tetapi terus harus memberikan inovasi. Kita ingin inovasi-inovasi yang disampaikan bisa memberikan dampak bagi masyarakat dan tentunya bermanfaat bagi Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Ia menyebut berbagai inovasi yang ditampilkan dalam Komvas 2026 menunjukkan adanya kreativitas dari masyarakat, aparatur pemerintah, akademisi hingga pendidik. “Inovasi-inovasi yang disampaikan tadi luar biasa, sangat bagus semua. Banyak inovasi yang tentunya membawa kemajuan, membawa kesejahteraan masyarakat Banjarmasin dan memberikan kemudahan dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Meski demikian, Yamin kembali menekankan pentingnya konsistensi setelah kompetisi berakhir. Ia meminta seluruh jajaran Pemko Banjarmasin menjadikan inovasi sebagai bagian dari pembenahan pemerintahan secara berkelanjutan.
“Saya harapkan sekali lagi kepada seluruh jajaran SKPD terus berinovasi, harus kreatif dan tetap semangat. Karena kita ingin Banjarmasin terus berbenah, terus memperbaiki dan mempersiapkan masa depan anak cucu kita,” ucapnya.
Komvas 2026 digelar Pemko Banjarmasin melalui Bappeda Litbang dan dihadiri Sekdako Banjarmasin Ichrom Muftezar, Kepala Bappeda Litbang Suri Sudarmadiyah, para kepala SKPD, camat, lurah serta jajaran terkait. Dalam kompetisi tersebut, penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori.
Untuk kategori masyarakat umum, Juara I diraih Ayu Putriyana melalui inovasi Ritme Regenerasi: Inovasi Ruang dan Pentas Mandiri. Juara II diraih M. Rendy Andrian, Ramina Yudhistira dan Salinanda Setia Atmaja melalui Ba.Haruan, sedangkan Juara III diraih Hengki Irawan melalui Agregat Banjarmasin dalam Satu Peta Berbasis GIS dan VizQL.
Pada kategori inovasi tematik Banjarmasin Circular Economy, Juara I diraih Nurul Hikmah, Norma Widiya, Dina Aprilia dan Melda Yanti melalui B-LOOP (Banjarmasin Circular Value Loop). Juara II diraih Shada Maulida dan tim melalui SIRKULA, sedangkan Juara III diraih Basuki melalui SOBOTIK (Sofa Botol Plastik).
Sementara kategori PD/BUMD, Juara I diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarmasin melalui KIA PLUS. Juara II diraih Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin melalui KAYUH BAIMBAI, dan Juara III diraih BPBD Kota Banjarmasin melalui PA SABANA.
Untuk kategori ASN, Juara I diraih Zelia Hadist dari Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah melalui SIMPUL WAJAR. Juara II diraih Taqwa Haqiqi dari Puskesmas Kelayan Timur melalui MONOKROM, sedangkan Juara III diraih Ahmad Jayadi dari Puskesmas Kelayan Timur melalui PUSKESAN.
Pada kategori akademisi/pendidik, Juara I diraih M. Sobirin Mohtar dari Universitas Sari Mulia melalui Neuro-MNDSS 2.0. Juara II diraih Ayu Maulyda dari SD Negeri Kuin Selatan 6 Banjarmasin melalui Jukung (Jelajah, Ubah, Kreasi, Uji, Nyatakan, Gaungkan). Juara III diraih Hanif Hidayatullah Khaira dari SMP Negeri 10 Banjarmasin melalui Asoka Super App.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....