Mendorong Penguatan Literasi Digital Pendidik di Kalimantan Selatan

  • 22 Sep 2026 14:25 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • BPMP Provinsi Kalimantan Selatan menjadikan peningkatan kompetensi digital pendidik sebagai fokus utama dalam mendukung transformasi pembelajaran di sekolah-sekolah.
  • Abdullah Husaini, Penelaah Teknis Kebijakan BPMP Kalsel, menekankan bahwa kecanggihan sarana teknologi informasi harus diimbangi dengan kesiapan dan kompetensi sumber daya manusia, khususnya para guru.
  • Para pendidik didorong untuk memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan akun belajar.id secara aktif dalam merancang modul pembelajaran interaktif yang efektif dan inovatif.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Peningkatan kompetensi digital para pendidik menjadi fokus utama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung transformasi pembelajaran. Program pelatihan dan bimbingan teknis intensif terus digulirkan agar para guru mampu mengoptimalkan teknologi informasi di dalam kelas.

"Kecanggihan sarana TIK harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia," kata Penelaah Teknis Kebijakan BPMP Kalsel, Abdullah Husaini, dalam siaran "Cerita di Siang Hari" RRI Pro 1 Banjarmasin, Kamis, 17 September 2026.

Dikatakan, para pendidik didorong untuk aktif memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) serta akun belajar.id dalam merancang modul interaktif. Langkah inovatif ini diharapkan dapat mencetak generasi peserta didik Kalimantan Selatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Bimbingan teknis penggunaan media digital juga menyasar para guru mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA dan sekolah kesetaraan. Materi pelatihan mencakup sintesis pembelajaran digital, pengelolaan kelas berbasis TIK, hingga evaluasi hasil belajar mandiri.

"Perangkat digital yang canggih tidak akan berdampak maksimal tanpa adanya guru yang terampil mengoperasikannya," ujarnya.

BPMP Kalsel juga menyiapkan fasilitator daerah yang bertugas memberikan pendampingan langsung ke sekolah sasaran. Pendampingan ini difokuskan pada sekolah yang masih mengalami kendala dalam mengintegrasikan perangkat digital ke kurikulum.

Antusiasme para tenaga pendidik di Kalimantan Selatan dalam mengikuti bimbingan teknis tercatat mengalami kenaikan yang signifikan. Kolaborasi antara sekolah, dinas pendidikan, dan fasilitator menjadi kunci kelancaran alih teknologi di tingkat lokal.

"Kami melihat semangat belajar para guru sangat tinggi untuk menguasai metode pembelajaran berbasis digital ini," ucapnya.

Penguasaan TIK oleh guru berdampak langsung pada suasana kelas yang menjadi lebih dinamis dan menyenangkan bagi peserta didik. Siswa kini tidak hanya menjadi penerima informasi pasif, tetapi aktif mengeksplorasi materi melalui media pembelajaran digital.

"Perubahan pola mengajar ini diyakini mampu meningkatkan daya serap dan minat belajar murid secara menyeluruh," katanya.

BPMP Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen menjaga konsistensi pendampingan agar seluruh pendidik memiliki kemampuan digital yang merata. Sinergi berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat demi mewujudkan pendidikan berkualitas di Banua.

"Peningkatan kapasitas pendidik adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan pendidikan Kalsel yang unggul," ucap Abdullah Husaini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....