Bank Kalsel dan OJK Dorong Pelajar Gemar Menabung

  • 22 Agt 2026 08:31 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • OJK Kalimantan Selatan dan Bank Kalsel menggelar edukasi literasi dan inklusi keuangan kepada 230 pelajar SRT 2 Banjarbaru untuk mendorong kebiasaan menabung sejak dini.
  • Program tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 dengan tema 'Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan'.
  • Edukasi diberikan kepada siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA serta guru dan tenaga pendidik mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak.

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Selatan bersama Bank Kalsel mendorong 230 pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Banjarbaru mulai membangun kebiasaan menabung sejak dini. Upaya tersebut diwujudkan melalui edukasi literasi dan inklusi keuangan dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026.

Kegiatan bertema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” digelar di Gedung Serbaguna SRT 2 Banjarbaru, Jalan Guntung Harapan, Kelurahan Guntung Manggis, Rabu, 19 Agustus 2026. Edukasi diberikan kepada siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA serta guru dan tenaga pendidik mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak.

Melalui kegiatan tersebut, para pelajar dikenalkan dengan produk dan layanan keuangan, pentingnya menabung, serta cara membedakan kebutuhan dan keinginan. Sebagai bentuk implementasi langsung, Bank Kalsel membuka 230 rekening Simpanan Pelajar (SimPel) bagi para peserta.

Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan LMS OJK Kalsel, Armansjah, mengatakan kebiasaan mengelola keuangan perlu dibangun sejak usia sekolah.

“Menabung bukan persoalan besar atau kecilnya nominal yang disisihkan, tetapi bagaimana kebiasaan itu mulai dibangun sejak dini,” ujarnya. “Pelajar juga perlu memahami cara menggunakan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.”

Armansjah menambahkan, siswa harus mampu menjaga kerahasiaan data pribadi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan dan aktivitas keuangan ilegal. Pemahaman tersebut dinilai penting agar pelajar dapat menggunakan layanan keuangan secara bijak sejak usia sekolah.

Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Banjarbaru, Suhasmin Alfisyah, mengapresiasi edukasi yang diberikan kepada para siswa. Menurutnya, literasi keuangan merupakan salah satu keterampilan yang penting untuk mendukung kemandirian anak.

“Anak-anak tidak hanya perlu dibekali pendidikan akademik. Mereka juga perlu dibekali keterampilan hidup yang akan membantu mereka menjadi pribadi yang mandiri,” ucap Alfi.

Kepala SRT 2 Banjarbaru, Sulis Sri Rejeki, juga menyambut baik kegiatan yang melibatkan langsung para pelajar tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman belajar bagi siswa tentang pentingnya menabung sejak dini.

“Pengalaman belajar seperti ini sangat berarti karena anak-anak tidak hanya mendengar tentang pentingnya menabung,” ujarnya. “Mereka juga langsung diperkenalkan dengan bagaimana mereka bisa memulainya.”

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah, menegaskan pembukaan rekening SimPel menjadi langkah nyata agar edukasi keuangan tidak berhenti pada pemahaman. Menurutnya, langkah tersebut memberikan manfaat bagi para pelajar dalam membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak dini.

“Kami ingin edukasi ini tidak berhenti setelah kegiatan selesai,” kata Firmansyah. “Karena itu Bank Kalsel menghadirkan langkah nyata melalui pembukaan 230 rekening SimPel.”

Selain menumbuhkan budaya menabung, kolaborasi OJK dan Bank Kalsel juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman pelajar dalam menggunakan layanan keuangan secara bijak. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan Sekolah Rakyat.

Bank Kalsel berkomitmen terus mengembangkan layanan keuangan di Sekolah Rakyat sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah. Melalui edukasi yang berkelanjutan, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi Banua yang semakin cerdas, mandiri, dan bijak dalam mengelola keuangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....