Gerakan Literasi Banjarmasin Dibawa ke Level Nasional
- 23 Agt 2026 15:23 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Jakarta – Gerakan literasi di Kota Banjarmasin mulai diarahkan ke level yang lebih serius. Ketua TP PKK Kota Banjarmasin sekaligus Bunda Literasi Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menyambangi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Neli membawa misi memperkuat Gerakan Literasi Kota Banjarmasin, sekaligus mencari referensi dan praktik baik untuk meningkatkan budaya baca serta indeks literasi masyarakat. Perpusnas RI menjadi rujukan karena memiliki peran strategis sebagai pusat regulasi, pusat referensi nasional, sekaligus penyedia dukungan pengembangan perpustakaan dan literasi di berbagai daerah.
Dalam kunjungannya, Neli meninjau sejumlah fasilitas, layanan dan koleksi Perpusnas RI. Ia juga melihat langsung inovasi pelayanan yang diarahkan untuk meningkatkan minat baca, memperkuat literasi digital dan menyediakan ruang belajar yang inklusif bagi masyarakat, termasuk anak-anak hingga lansia.
Menurut Neli, perpustakaan tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku. Lebih dari itu, perpustakaan harus menjadi ruang tumbuhnya pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam menyaring serta mengakses informasi.
“Perpustakaan memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang gemar membaca. Selain itu juga memiliki kemampuan literasi yang baik,” ujar Neli.
Ia menegaskan, penguatan literasi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tapi membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, komunitas dan berbagai pemangku kepentingan. “Penguatan gerakan literasi harus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, keluarga, satuan pendidikan, komunitas dan berbagai pihak,” ucapnya.
Dari kunjungan tersebut, Neli berharap berbagai inovasi dan praktik baik yang ditemui di Perpusnas RI dapat diadaptasi sesuai kebutuhan masyarakat Banjarmasin. Langkah itu dinilai penting agar gerakan literasi benar-benar berdampak terhadap kebiasaan membaca, kemampuan mengolah informasi dan kualitas sumber daya manusia di Kota Banjarmasin.
“Harapannya, pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dari Perpusnas dapat kita adaptasi. Tujuannya untuk mendukung pengembangan program literasi di Banjarmasin,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....