SKPD Banjarmasin Ajukan Penghapusan Aset, dari Kendaraan hingga Komputer

  • 21 Sep 2026 18:21 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Banjarmasin mengajukan penghapusan aset daerah yang dinilai sudah tidak lagi optimal digunakan. Mulai dari kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, printer, komputer hingga aset lainnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo, mengatakan penghapusan aset tidak dapat dilakukan secara langsung karena harus melalui sejumlah tahapan administrasi dan penilaian. Saat ini, proses tersebut telah memasuki tahap koordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

"Penilaian dari appraisal sudah keluar. Kalau itu sudah keluar maka penilaiannya kita ajukan ke KPKNL untuk proses berikutnya karena yang melakukan lelang KPKNL dan kita hanya minta akun," kata Edy.

Ia menjelaskan, setelah seluruh tahapan selesai, aset yang telah diusulkan akan diproses sesuai dengan kondisi dan nilai kemanfaatannya. Tidak seluruh aset yang dihapus akan dilelang, karena sebagian masih memiliki fungsi dapat dihibahkan kepada pihak yang membutuhkan.

Salah satunya, kata Edy, berupa printer yang masih dapat digunakan dan dihibahkan kepada bank sampah induk. Sementara aset yang sudah rusak atau tidak lagi memberikan manfaat akan dimusnahkan. Salah satunya adalah aset berupa obat-obatan yang dinilai sudah tidak layak digunakan.

"Jadi diklarifikasikan. Ada yang dilelang, dimusnahkan dan dihibahkan," ucapnya.

Terkait jumlah aset yang saat ini diajukan untuk dihapus, Edy mengaku belum dapat menyebutkan angka pastinya. Ia mengatakan jumlah aset yang masuk dalam usulan penghapusan bersifat fluktuatif setiap tahun.

Kondisinya menyesuaikan tingkat pemakaian, kondisi barang, serta kebutuhan masing-masing SKPD. "Jumlahnya fluktuasi setiap tahun. Tergantung pemakaian dan kebutuhan dari SKPD masing-masing," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....