Hadapi Fitnah Akhir Zaman, Umat Islam Diminta Perkuat Iman
- 20 Sep 2026 16:36 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Perkembangan arus informasi dan perubahan zaman yang cepat menghadirkan berbagai bentuk fitnah yang menjadi ujian bagi umat Islam.
- Ustaz Ahmad Jumadil Toha menekankan bahwa penguatan iman diperlukan agar umat Islam tidak mudah terpengaruh dan mampu membedakan antara kebenaran dan kebatilan.
- Umat Islam diajak untuk bersegera melakukan amal kebaikan sebelum menghadapi fitnah yang semakin berat di masa depan.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Perkembangan arus informasi dan perubahan zaman yang berlangsung cepat menghadirkan berbagai bentuk fitnah yang dapat menjadi ujian bagi umat Islam. Kondisi tersebut membutuhkan penguatan iman agar umat tidak mudah terpengaruh dan mampu membedakan antara kebenaran dan kebatilan.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Ahmad Jumadil Toha, Lc., M.Pd. dalam acara Hikmah Subuh di RRI Pro4 Banjarmasin, Minggu, 20 September 2026. Menurutnya, umat Islam perlu memperkuat keimanan dan bersegera melakukan amal kebaikan sebelum menghadapi fitnah yang semakin berat.
Ia mengutip hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra yang menggambarkan fitnah seperti potongan malam yang gelap gulita. Dalam kondisi tersebut, seseorang dapat mengalami perubahan keyakinan dalam waktu singkat akibat kuatnya pengaruh fitnah.
“Sebelum datangnya berbagai fitnah yang dapat menggoyahkan keyakinan, bersegeralah kalian beramal,” ucap Ustaz Ahmad Jumadil Toha. “Fitnah itu umpama potongan malam yang gelap gulita, pagi hari masih beriman tetapi sore harinya menjadi kafir atau sebaliknya.”
Ia menjelaskan fitnah dapat membuat manusia kesulitan membedakan mana yang benar dan mana yang batil. Dalam kondisi tertentu, orang yang membawa kebenaran dapat ditinggalkan, sementara perkara yang batil justru memperoleh banyak dukungan.
Menurutnya, salah satu cara menghadapi kondisi tersebut adalah memperkuat pemahaman agama melalui proses belajar yang benar. Umat Islam dapat memperdalam pengetahuan melalui bimbingan guru dan ulama, menghadiri majelis ilmu, membaca Al-Qur'an, serta mempelajari sirah Nabi.
Selain itu, ketika menghadapi fitnah syahwat, umat Islam dianjurkan memperkuat hubungan dengan Allah Swt melalui pelaksanaan ibadah wajib dan sunah. Membaca Al-Qur'an, menghadiri majelis ilmu, dan membangun lingkungan pergaulan bersama orang-orang saleh juga dinilai penting untuk menjaga keimanan.
Ustaz Ahmad Jumadil Toha mengingatkan kecenderungan mengejar kehidupan dunia secara berlebihan dapat membuat seseorang lalai terhadap kehidupan akhirat. Karena itu, umat Islam perlu menata kembali prioritas hidup dengan memperbanyak amal yang bermanfaat.
“Tidak sedikit manusia lebih semangat mengejar dunia daripada akhirat,” ujar Ustaz Ahmad Jumadil Toha. Pernyataan tersebut disampaikan untuk mengingatkan umat agar tidak membiarkan kesibukan dunia mengurangi perhatian terhadap amal dan kehidupan akhirat.
Ia mengingatkan umat Islam agar tidak menunda berbuat baik karena kesempatan untuk beramal memiliki keterbatasan. Usia, kesibukan, kesehatan, dan berbagai
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....