Kesantunan Berbahasa Penting bagi Mahasiswa dan Calon Karyawan

  • 19 Sep 2026 19:16 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Kesantunan berbahasa merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai mahasiswa dalam berkomunikasi dengan dosen dan di lingkungan kampus.
  • Mahasiswa baru perlu menyesuaikan cara berkomunikasi sesuai dengan budaya akademik dan norma yang berlaku di institusi pendidikan.
  • Komunikasi yang baik dengan dosen harus mempertimbangkan situasi, media komunikasi, serta dinamika hubungan antara pembicara dan lawan bicara.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kesantunan berbahasa penting diterapkan mahasiswa saat berkomunikasi di lingkungan kampus, terutama ketika berinteraksi dengan dosen. Kemampuan tersebut juga dibutuhkan calon karyawan saat memasuki lingkungan kerja.

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Ridha Nazharullah, M.Pd., mengatakan mahasiswa baru perlu menyesuaikan cara berkomunikasi dengan budaya akademik. Menurutnya, komunikasi dengan dosen perlu memperhatikan situasi, media, serta hubungan antara pembicara dan lawan bicara.

“Mahasiswa baru sering kali menghadapi kendala sosiolinguistik karena belum terbiasa dengan kultur akademik perguruan tinggi,” ujarnya kepada RRI Banjarmasin, Sabtu, 19 September 2026. “Karena itu, mahasiswa perlu menyesuaikan cara berkomunikasi dengan dosen, baik secara langsung maupun melalui pesan digital.”

Menurut Ridha, komunikasi melalui WhatsApp maupun email tetap perlu menggunakan bahasa yang santun dan jelas. Waktu pengiriman pesan, identitas diri, serta maksud yang ingin disampaikan juga perlu diperhatikan.

Selain itu, pesan kepada dosen sebaiknya diawali salam dan perkenalan diri agar komunikasi berlangsung lebih sopan. Bahasa formal juga perlu digunakan dengan menghindari singkatan tidak baku, kalimat perintah, dan penyampaian yang terkesan mendesak.

“Prinsip kesantunan berbahasa dalam dunia kerja berfokus pada efisiensi, kejelasan informasi, dan penghormatan hierarki,” katanya. “Bahasa yang digunakan perlu jelas, singkat, dan tetap menghormati orang yang diajak berkomunikasi.”

Kemampuan berbahasa juga menjadi bagian penting bagi calon karyawan saat mengirim surat lamaran maupun email. Menurutnya informasi perlu disusun secara sistematis dengan memperhatikan ketepatan tata bahasa serta menghindari kesalahan ketik.

Ridha menegaskan mahasiswa dan calon karyawan perlu menyesuaikan ragam bahasa dengan situasi komunikasi yang dihadapi. Pemilihan bahasa yang tepat dapat membantu membangun komunikasi yang baik di lingkungan akademik maupun profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....