Jin Bukan Makhluk Mahatahu, Al-Qur'an Menjelaskan
- 17 Sep 2026 07:06 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Al-Qur'an menunjukkan bahwa jin memiliki keterbatasan pengetahuan
- Kisah Nabi Sulaiman menjadi gambaran bahwa jin tidak mengetahui perkara gaib secara mutlak
- Kekuatan supernatural dalam film tidak otomatis menggambarkan konsep jin dalam akidah Islam
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Gambaran jin dan hantu dalam film sering kali dibuat memiliki kekuatan hampir tanpa batas, termasuk mengetahui masa depan dan rahasia manusia. Hal ini disampaikan Prof. Dr. Muhammad Zainal Abidin, M.Ag., Guru Besar Bidang Filsafat Islam dan Akademisi UIN Antasari, dalam dialog Kuliah Subuh RRI PRO1 Banjarmasin, Kamis, 17 September 2026.
Menurutnya, gambaran tersebut berbeda dengan penjelasan Al-Qur'an mengenai keterbatasan makhluk gaib. Jin tetap merupakan makhluk ciptaan Allah sehingga tidak memiliki pengetahuan dan kekuasaan yang bersifat mutlak.
“Jin bukan makhluk yang mengetahui segala sesuatu secara otomatis. Mereka memiliki kemampuan tertentu, tetapi kemampuan itu tetap merupakan kemampuan makhluk dan bukan kemampuan Tuhan,” ujar Prof. Muhammad Zainal Abidin.
Keterbatasan tersebut salah satunya tergambar dalam kisah Nabi Sulaiman AS yang disebut dalam Al-Qur'an. Ketika Nabi Sulaiman wafat, para jin yang bekerja di bawah kekuasaannya tidak langsung mengetahui bahwa beliau telah meninggal.
“Kalau jin mengetahui segala sesuatu, tentu mereka akan mengetahui kematian Nabi Sulaiman. Kenyataannya, mereka tidak mengetahuinya sampai tongkat Nabi Sulaiman dimakan rayap dan tubuh beliau jatuh,” kata Prof. Muhammad Zainal Abidin.
Ia menilai hal tersebut penting dipahami masyarakat ketika menyaksikan film yang menggambarkan hantu atau jin mampu mengetahui masa depan, membaca pikiran, menentukan nasib, atau mengetahui seluruh rahasia manusia. Dalam perspektif akidah Islam, kemampuan seperti itu tidak dapat dilekatkan begitu saja kepada makhluk gaib.
“Ketika film menggambarkan hantu atau jin seolah-olah mempunyai kekuasaan tanpa batas, kita harus memahami bahwa itu merupakan konstruksi cerita. Jin bukan Tuhan, Iblis bukan tandingan Allah, dan tidak ada makhluk yang memiliki kekuasaan mutlak,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....