Aktivitas di Alam Bantu Redakan Stres, Pulihkan Fokus dan Pikiran

  • 15 Sep 2026 21:14 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Berada di alam dapat membantu meredakan stres sekaligus memberi kesempatan bagi otak untuk memulihkan perhatian yang lelah akibat berbagai tuntutan sehari-hari.
  • Perhatian dalam keseharian banyak tersita oleh pekerjaan, layar gawai, pesan masuk, lalu lintas, dan berbagai keputusan yang harus dibuat sehingga menyebabkan kelelahan mental.
  • Suasana yang lebih tenang dan minim rangsangan di alam membuat pikiran tidak terus-menerus bekerja menghadapi berbagai tuntutan dan dapat memulihkan kondisi mental.

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Berada di alam dapat membantu meredakan stres sekaligus memberi kesempatan bagi otak untuk memulihkan perhatian. Suasana yang lebih tenang dan minim rangsangan membuat pikiran tidak terus-menerus bekerja menghadapi berbagai tuntutan.

Anggota HIMPSI Kalsel, Ainun Jariah, S.Psi., dalam program Ngobrol Bareng Komunitas RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa, 15 September 2026, mengatakan perhatian dalam keseharian banyak tersita oleh pekerjaan, layar gawai, pesan masuk, lalu lintas, hingga berbagai keputusan yang harus dibuat. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang mengalami kelelahan mental tanpa selalu menyadarinya.

“Ketika kita terus-menerus menggunakan perhatian untuk bekerja, melihat layar dan menghadapi berbagai tuntutan, otak juga bisa mengalami kelelahan,” ujar Ainun. “Alam memberikan rangsangan yang lebih lembut sehingga kita punya kesempatan untuk beristirahat secara mental.”

Menurut Ainun, paparan terhadap lingkungan alam juga dapat membantu seseorang mengalihkan perhatian dari tekanan yang sedang dihadapi. Suara air, pepohonan, angin, hingga pemandangan sekitar dapat membuat perhatian tertuju pada pengalaman yang sedang berlangsung.

“Alam bukan hanya membuat kita merasa nyaman, tetapi juga membantu kita kembali memperhatikan apa yang sedang terjadi saat ini,” katanya. “Ketika perhatian tidak terus tertuju pada masa lalu atau kekhawatiran tentang masa depan, pikiran bisa terasa lebih ringan.”

Psikolog Ainun Jariah, S.Psi Anggota HIMPSI Kalsel saat Ngobrol Bareng Komunitas RRI PRO1 Banjarmasin, Selasa 15 September 2026. (Foto: Youtube RRI PRO1 Banjarmasin)

Ainun menambahkan, selain lingkungan, kegiatan yang dilakukan saat berada di alam juga ikut memberi pengaruh terhadap munculnya rasa tenang. Berjalan kaki, mengurangi penggunaan gawai, menghirup udara terbuka, dan memperlambat aktivitas menjadi bagian dari pengalaman yang mendukung pemulihan mental.

“Jadi rasa tenang ketika berada di alam kemungkinan bukan hanya karena tempatnya, tetapi merupakan gabungan dari lingkungan alam dan aktivitas fisik,” kata Ainun. “Berkurangnya stimulus digital dan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas juga dapat mendukung munculnya rasa tenang.”

Melakukan aktivitas sederhana di alam dapat menjadi salah satu cara untuk memberi jeda dari rutinitas dan penggunaan gawai. Waktu singkat di ruang terbuka dapat membantu mengurangi kelelahan mental dan membuat pikiran kembali lebih tenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....