Perbaikan Titian Murung Selong tanpa Pagar, Keselamatan Warga Dipertaruhkan?

  • 13 Sep 2026 09:18 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Progres perbaikan Titian Murung Selong di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur telah mencapai sekitar 85 persen. Namun, perbaikan kali ini menyisakan persoalan lain karena titian dibangun tanpa pagar pengaman di sisi kanan maupun kirinya.

Kepala Pengerjaan Titian Murung Selong, Muhammad Arsyad, mengatakan pembangunan pagar tidak dilakukan karena item tersebut tidak tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Perbaikan yang dikerjakan saat ini hanya mencakup lantai titian.

“Tidak pakai pagar karena belum masuk RAB. Jadi pengerjaan hanya pada lantai titian yang nantinya dilakukan pengecoran,” kata Arsyad.

Ia menjelaskan, bahwa pemasangan lantai berbahan kayu ulin di sepanjang titian hampir rampung. Tahapan yang tersisa yakni pengecoran lantai titian yang masih menunggu kesiapan material.

Arsyad menyebut material berupa semen, pasir, batu dan kebutuhan lainnya ditargetkan seluruhnya tiba di lokasi dalam waktu dekat. Setelah material terkumpul, pengecoran dapat langsung dilakukan.

“Perkiraan Senin ini semua material sudah sampai semua. Jadi bisa dilakukan pengecoran,” ujarnya.

Menurut Arsyad, pengangkutan material menjadi salah satu kendala dalam pengerjaan proyek. Lokasi titian berada di bantaran sungai sehingga distribusi bahan bangunan tidak mudah dilakukan.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak sampai menghambat pekerjaan secara signifikan. Bahkan, progres pembangunan disebut jauh lebih cepat dibandingkan target penyelesaian yang ditetapkan November 2026 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender.

“Pekerjaan baru sekitar dua bulan dan tinggal pengecoran. Kemungkinan selesainya lebih cepat dari target,” katanya.

Selama proses pengerjaan berlangsung, warga masih dapat menggunakan titian tersebut. Lantai yang telah selesai dipasang hingga ujung titian sudah bisa dilintasi, meski akses kembali akan ditutup sementara ketika proses pengecoran berlangsung.

“Titian sudah dibangun sampai ujung jadi bisa dilintasi. Nanti saat pengecoran baru ditutup lagi,” kata Arsyad.

Perbaikan titian tersebut disambut lega warga setempat. Salah seorang warga, Hartati, mengaku bersyukur akses utama masyarakat Murung Selong yang telah lama mengalami kerusakan akhirnya kembali diperbaiki.

Ia mengungkapkan, kondisi titian sebelum diperbaiki cukup memprihatinkan, dengan dipenuhi lubang dan tambalan sehingga menyulitkan warga yang melintas. Kondisi tersebut bahkan menyebabkan sejumlah warga terjatuh dan terperosok.

“Susah jalannya, ada yang terjatuh dan terperosok dulu saat masih rusak. Terima kasih pemerintah sudah memperbaiki,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perbaikan lanjutan Titian Murung Selong tahun ini mencakup sekitar 500 meter. Sebelumnya, sekitar 900 meter titian di kawasan tersebut telah diselesaikan pada 2022.

Untuk pekerjaan lanjutan tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,38 miliar dari pagu awal yang berada di kisaran Rp1,4 miliar hingga Rp1,6 miliar. Namun, tanpa adanya pagar pengaman karena tidak masuk dalam RAB, aspek keselamatan warga tetap menjadi catatan di balik perbaikan akses yang selama ini dinantikan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....