Seminar Perempuan PGRI, Ibunda Guru Dorong Guru Perempuan Saling Menguatkan

  • 12 Sep 2026 14:15 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ibunda Guru Kota Banjarmasin, Neli Listriani, membuka Seminar Perempuan PGRI bertema “Perempuan PGRI: Pendidik Hebat, Tangguh dan Bersahaja” di salah satu hotel di Banjarmasin, Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman bagi Perempuan PGRI dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala.

Seminar juga diarahkan untuk memperkuat peran perempuan pendidik dalam mendukung kemajuan pendidikan, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Dalam sambutannya, Neli menekankan bahwa perempuan hebat bukanlah mereka yang harus mampu menjalankan seluruh peran seorang diri.

Menurutnya, kekuatan perempuan justru tumbuh ketika mereka saling mendukung dan menguatkan. “Perempuan yang hebat bukanlah mereka yang harus menjalankan seluruh peran seorang diri. Melainkan perempuan yang mampu saling mendukung dan menguatkan,” kata Neli.

Ia berharap seminar tersebut tidak sekadar menjadi forum pertemuan, tetapi juga mampu memberikan energi dan semangat baru bagi para pendidik perempuan. “Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, kita membawa ilmu dan semangat baru untuk menjadi guru yang lebih sabar. Menjadi perempuan yang lebih tangguh, serta ibu yang lebih hadir bagi anak-anak,” ujarnya.

Selain peningkatan kapasitas perempuan pendidik, Neli mengajak Perempuan PGRI bersama PGRI dan Bunda PAUD memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan anak sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan pada fase awal kehidupan menjadi bagian penting dalam menyiapkan kualitas generasi mendatang.

Karena itu, ia mendorong dukungan terhadap program Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah. Program tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan anak-anak di Kota Banjarmasin untuk tumbuh, bermain, belajar dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang baik.

“Ketika kita menyiapkan anak-anak hari ini dengan baik, sesungguhnya kita sedang menyiapkan masa depan kota kita. Tumbuh, bermain, belajar dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang baik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Banjarmasin, St. Sarah, menilai Perempuan PGRI memiliki posisi penting dalam memperkuat organisasi sekaligus mendorong kemajuan pendidikan dan meningkatkan martabat profesi guru. Ia berharap berbagai materi dan pengalaman yang diperoleh dalam seminar tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Hasil seminar ini diharapkan dapat diterapkan di sekolah. Selain itu juga di organisasi, keluarga dan lingkungan masing-masing,” kata Sarah.

Seminar tersebut menghadirkan Mariyatul Norhidayati Rahmah, Ketua Muslimat NU Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus dosen UIN Antasari Banjarmasin, serta Ceria Hermina dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin sebagai narasumber. Kehadiran peserta dari empat daerah tersebut diharapkan semakin memperkuat jejaring Perempuan PGRI dan membangun semangat bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....