Pengajian Manaqib Sayyidah Khadijah Ajak Jemaah Teladani Akhlak Mulia

  • 02 Agt 2026 18:44 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjatmasin - Ribuan jemaah perempuan memadati Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Minggu, 2 Agustus 2026, mengikuti pengajian bulanan. Pengajian membahas keteladanan Ummul Mukminin Sayyidah Khadijah sebagai sosok istri mulia Rasulullah SAW.

Pengajian berlangsung selepas ba'da Zuhur hingga selesai. Kegiatan dipimpin Sayyidil Walid Abah Guru KH Ahmad Syairazi S.M, Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan, Hulu Sungai Selatan.

Dalam tausiyahnya, Abah Guru Syairazi menjelaskan besarnya pengorbanan Sayyidah Khadijah untuk Rasulullah SAW. Menurutnya, Khadijah mengabdikan harta, kasih sayang, serta kehidupannya demi mendukung perjuangan dakwah Islam.

"Rasulullah SAW sangat memuliakan Sayyidah Khadijah dan sering mengenangnya," ucap Abah Guru Syairazi. "Beliau menyebut tidak ada yang mampu menggantikan pengorbanan Khadijah dalam hidupnya."

Ia juga mengisahkan kecemburuan Sayyidah Aisyah ketika Rasulullah SAW sering mengenang Khadijah. Kisah tersebut menjadi pelajaran agar umat Islam senantiasa menghormati wanita-wanita salehah.

"Hikmah menceritakan orang-orang saleh ialah menguatkan hati dan menghadirkan ketenangan," ujarnya. "Karena itu, sering-seringlah mendengar kisah wanita mulia seperti Sayyidah Khadijah."

Abah Guru menyampaikan, membaca manaqib Sayyidah Khadijah diyakini membawa keberkahan bagi keluarga. Ia mengajak jemaah memperbanyak taubat, menjaga wudu, bersyukur, serta memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, terdapat empat ciri penghuni surga yang patut diteladani, yakni wajah yang ceria, tutur kata lembut, hati penyayang, dan gemar bersedekah kepada sesama. Ia menjelaskan Orang yang pemurah adalah kekasih Allah, keberkahan hidup akan semakin terasa ketika seseorang gemar bersedekah.

Selain itu, Abah Guru Syairazi mengingatkan empat amalan utama bagi perempuan Muslimah. Amalan tersebut meliputi menjaga salat lima waktu, menjaga kehormatan diri, berpuasa Ramadan, serta taat kepada suami dalam perkara kebaikan.

Salah seorang jemaah, Rika, warga Pangambangan, Banjarmasin, mengaku rutin menghadiri pengajian bulanan tersebut bersama keluarganya. Ia mengaku selalu memperoleh ketenangan batin dan bertambah ilmu agama dari setiap pengajian yang diikutinya.

"Alhamdulillah, hati saya lebih tenang dan ilmu agama bertambah. Insyaallah, saya berharap bisa kembali mengikuti pengajian bulan depan," ujarnya.

Pengajian bulanan ini menjadi salah satu majelis yang selalu dihadiri ribuan jemaah perempuan dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Selain memperdalam ilmu agama, kegiatan tersebut juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat meneladani akhlak mulia Sayyidah Khadijah dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....