Makna Samuak Saliur Cerminkan Nilai Persaudaraan
- 10 Sep 2026 20:42 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Samuak Saliur merupakan ungkapan budaya Banjar yang mengandung nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan antarsesama.
- Ustaz Muhammad Taslimurrahman menyampaikan bahwa makna Samuak Saliur sejalan dengan ajaran Islam untuk menjaga persaudaraan dan saling menolong dalam kebaikan.
- Ungkapan tradisional Banjar ini menggambarkan eratnya persahabatan dan kepedulian yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Banjar.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Ungkapan Samuak Saliur dalam budaya masyarakat Banjar mengandung nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan. Hal tersebut disampaikan Ustaz Muhammad Taslimurrahman, Lc., M.Pd., dalam acara Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin, Kamis, 10 September 2026.
Ustaz Muhammad Taslimurrahman menjelaskan, Samuak Saliur merupakan ungkapan yang menggambarkan eratnya persahabatan dan kepedulian antarsesama. Makna tersebut sejalan dengan ajaran Islam untuk menjaga persaudaraan dan saling menolong dalam kebaikan.
“Samuak artinya satu muntah, sedangkan saliur berarti satu liur. Saling berbagi, baik saat senang maupun susah,” ujar Ustaz Taslimurrahman.
Menurutnya, persahabatan dalam Islam tidak hanya ditunjukkan ketika berada dalam keadaan menyenangkan, tetapi juga saat menghadapi kesulitan. Hal tersebut sejalan dengan ajaran ta'awun, yaitu sikap saling menolong dalam kebaikan.
“Sebagai contoh adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq, salah satu sahabat dekat Rasulullah saw. Ia mendapat kehormatan menemani Nabi Muhammad saw sepanjang perjalanan hijrah menuju Madinah,” ujarnya.
Ia mengatakan, kehidupan manusia tidak selalu berjalan sesuai harapan. Setiap orang dapat menghadapi berbagai persoalan, seperti kehilangan, ujian, maupun kesulitan.
“Masalah itu beragam, bisa tentang kehilangan, ujian, maupun kesulitan,” ucapnya. “Dan jika masih ada sahabat yang masih mau menemani saat susah atau senang, itulah salah satu nilai kebaikan yang bisa diambil dari filosofi Samuak Saliur.”
Ustaz Taslimurrahman menambahkan, semangat persahabatan juga mengingatkan umat Islam pada sabda Rasulullah saw yang menggambarkan sesama muslim sebagai satu tubuh. Ketika seorang muslim mengalami kesulitan, muslim lainnya diharapkan ikut peduli dan memberikan bantuan.
“Harapannya nilai Samuak Saliur ini tidak hanya sebagai ungkapan budaya saja,” ucap Ustaz Taslimurrahman. “Sebagai bentuk persaudaraan dan ta'awun, semoga kita mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.”
Nilai Samuak Saliur diharapkan tidak hanya menjadi ungkapan budaya, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut dapat diwujudkan melalui sikap saling peduli, membantu, dan menguatkan sesama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....