Seniman Masuk Sekolah Kenalkan Miniatur Rumah Adat Banjar
- 04 Sep 2026 00:03 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Martapura - SMP Negeri 1 Martapura Timur menggelar kegiatan “Seniman Masuk Sekolah” dengan tema Pengenalan dan Apresiasi Miniatur Rumah Adat Banjar Kalimantan Selatan, Rabu, 2 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengenal lebih dekat seni, budaya, dan warisan lokal Kalimantan Selatan.
Kegiatan turut dihadiri Kepala SMP Negeri 1 Martapura Timur H. Akhmad Baidawi serta seniman tamu Rusman Effendi. Kehadiran seniman memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung mengenai seni dan budaya daerah.
Materi kegiatan diawali dengan pengenalan sejarah dan filosofi Rumah Adat Banjar. Rusman Effendi menjelaskan keunikan bentuk, susunan ruangan, bahan bangunan, serta berbagai nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya melalui miniatur rumah adat yang dibawa ke sekolah.
Para murid diberikan kesempatan untuk mengamati setiap bagian miniatur Rumah Adat Banjar secara langsung. Sesi tanya jawab juga berlangsung interaktif sehingga peserta didik dapat menggali lebih jauh mengenai makna dan karakteristik rumah adat tersebut.
Kepala SMP Negeri 1 Martapura Timur, Akhmad Baidawi, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pengenalan budaya lokal di lingkungan sekolah penting untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan peserta didik terhadap warisan daerah.
“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ‘Seniman Masuk Sekolah’ ini. Pengenalan miniatur Rumah Adat Banjar menjadi upaya menanamkan rasa cinta, hormat, dan kebanggaan terhadap budaya serta warisan leluhur daerah kita,” ujar Akhmad Baidawi.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh peserta didik melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian terhadap budaya daerah. Para siswa juga diharapkan memiliki kesadaran untuk turut menjaga dan melestarikan warisan budaya Kalimantan Selatan.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme dari para peserta didik selama mengikuti setiap rangkaian pembelajaran. Interaksi langsung dengan seniman membuat materi mengenai Rumah Adat Banjar dapat dipelajari secara lebih kontekstual dan menarik.
Melalui kegiatan “Seniman Masuk Sekolah”, sekolah berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung. Pengenalan budaya sejak lingkungan sekolah diharapkan dapat memperkuat identitas generasi muda sekaligus menumbuhkan komitmen untuk mempertahankan warisan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....